Kalau dipikir-pikir, berapa biaya yang udah dikeluarin sampai detik kehidupan kita yang sekarang ya?

Dari kecil, kita dirawat dengan menggunakan duit orang tua. Dimulai dari biaya  rutin seperti transportasi, makan, pakaian, dsb. Kemudian, ada juga biaya untuk pendidikan. Belum lagi, akan ada biaya lagi yang keluar bila kita sakit. Kadang-kadang juga suka ngeyel,  minta duit ke orang tua : merengek-rengek untuk dibelikan sesuatu.

Biaya-biaya tersebut adalah hal yang materiil. Biaya berupa harta yang dikeluarkan orangtua untuk membesarkan kita. Dalam kasus ini, setiap anak belum tentu mendapatkan investasi berupa biaya dengan jumlah yang sama. Jadi, biaya diri kita hingga detik ini bisa saja sangat jauh berbeda.

Janganlah berkecil hati bila biaya yang dikeluarkan untuk diri kita masih kecil. Janganlah juga berbesar kepala bila telah merasa berbiaya mahal. Besar kecilnya biaya diri kita belum tentu menghasilkan ‘harga’ diri yang besar.

Seperti apa ‘harga’ diri kita? Mari kita ukur..

Seperti apa kita memperlakukan orang tua? Apakah hormat..? atau tidak sopan?.. semakin lancang diri kita tentunya maka diri kita akan semakin murah

Seperti apa kita memperlakukan orang yang kita kenal?…(kawan kampus, rekan kerja, bos di kantor, saudara)

Seperti apa kita memperlakukan orang yang kita tidak kenal?… (office boy, cleaning service, satpam, supir bus,dsb)

Seperti apa sikap kita ketika mengalami hari yang membosankan?…

Seperti apa kita memperlakukan ilmu dan pengetahuan…? Selalu penasarankah kita…?

Seperti apa sikap kita ketika diberi musibah?… Apakah mengeluh terus, atau bersabar…?

Bagaimana kita mengekspresikan kegembiraan?… Apakah perlu semakin narsis dengan pencapaian?..

Apa yang kita lakukan ketika melihat aib orang..? Perlu di-tweet kah?..

Bagaimana juga, kita bersikap atas kepercayaan kita…?

sebenarnya masih banyak pertanyaan lain untuk mengukur harga diri kita sendiri…

dengan mengetahui ‘harga’ diri kita… kita bisa mengetahui… layakkah kita bangga dan senang atas pencapaian dan prestasi diri kita sendiri..?

Jawabannya… tentu saja tidak.

Sebenarnya kita sangat beruntung karena Tuhan akan selalu menutupi sebagian dari aib kita… sehingga kita akan selalu nampak lebih mahal dari harga kita yang semestinya, di depan makhluk yang lainnya…