Seperti biasa, ketika sebuah semester kuliah dimulai, saya akan memasang target yang (harapannya) akan saya capai. Semoga saya dapat menjadi seperti ksatria di semester ini, yang berjuang hingga titik darah penghabisan.

Di semester 6 ini, saya mengambil 21 SKS, dengan delapan judul mata kuliah. Mereka adalah :

Sistem Kendali, target A

Entah kenapa ketika saya bertanya mengenai sisken ke anak teknik kendali (yang sudah ngambil semester sebelumnya) maka reaksi mereka adalah

“Ckk.. ah..”

“yah… sisken..”

“shisshhykennn??? ”

setelah saya telusuri lebih dalam, ternyata dosen sisken adalah dosen yang super nyentrik, sampai-sampai bisa dikagumi dan dihina pada saat yang sama (nah l0h gimana caranya).  Tapi pada dasarnya, ini mata kuliah yang cukup menarik, dan matematika banget.

Pembangkitan Tenaga Listrik, target A

Kuliah ini membahas tentang teknologi pembangkitan tenaga listrik, dengan berbagai macam energi yang berfungsi sebagai penggerak utama. Sangat menarik, karena himpunan elektro sendiri sedang gencar-gencarnya mengusahakan pembangkitan listrik untuk masyarakat yang belum terjangkau oleh listrik.

Ekonomi Energi, target A

Kuliah pilihan di jurusan saya, yang saya pilih karena cukup fascinating. Membahas banyak permasalahan energi, mulai dari aspek teknis, ekonomi, hingga sosial. Ya dengan kata lain, membahas hal-hal seperti pembangkit apa sih yang paling ekonomis dan feasible untuk dibangun, hubungan investor dan PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia, regulasi pemerintah, PLN yang rugi melulu, harga ABCD, dll. Kelihatannya menarik !!

Hukum Milik Perindustrian, target AB

Berhubung mimpi menjadi pengacara gak kesampaian, maka saya akan mencoba untuk mengambil kuliah ‘hukum’. Hukum Milik Perindustrian akan banyak berjibaku dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual, semisal paten, rahasia dagang, dan sebagainya.

Praktikum Tenaga Elektrik II, target B

Kalau sudah berurusan dengan matakuliah praktikum di jurusanku, maka label yang tertulis adalah harus lulus!!! Lulus adalah harga mati !!! keterangan lebih lanjut akan saya quote dari tulisan sebelumnya

Praktikum Teknik Tenaga Elektrik 1 (1 SKS – target A, raihan B)

Pikiran mahasiswa teknik tenaga pastinya bakal terkuras oleh matakuliah satu sks ini. Gimana enggak ? Meskipun satu SKS, tapi ada dua praktikum di mata kuliah ini. Sebelum praktikum aja kami udah diminta untuk tandatangan surat pernyataan kalau kita bersedia menanggung segala resiko yang akan terjadi di pada praktikum ini.

Di praktikum Mesin-Mesin Elektrik, belum praktikum aja udah ada tugas pendahuluan sebanyak 40 nomor, wajib tulis tangan yang harus dikerjakan dalam waktu kurang dari 24 jam… hoaaahm… selain itu ada juga tes awal sebelum praktikum yang durasinya minimal 4 jam, itu juga kalau pinter dan hoki. Kalau males, gak boleh praktikum, dan bisa-bisa tes awal berlanjut hingga 8-10 jam. Setelah tes awal, ambil data 2-4 jam kira-kira. Kelar deh, eh tapi tunggu dulu, masih ada laporan. Ngebuat laporannya juga gak kalah repotnya, wajib tulis tangan dengan format IEEE. Nah itu baru satu modul. Baru satu praktikum.

Masih ada lagi praktikum Teknik Tegangan Tinggi, kurang lebih sama, tapi lebih santai dan lebih ringan kerjaannya.

Kali ini, praktikum yang diambil adalah praktikum Elektronika Daya dan praktikum Analisis Sistem Tenaga. Wish us luck !

Elektronika Daya, target C

Kalo anak-anak bilang sih, ini merupakan matakuliah paling susah di kampusku !!! Diajar oleh salah satu power-electronics-engineer terkemuka di dunia. Soal-soal ujian yang keluar dijamin baru dan selalu bikin pusing orang-orang yang membacanya. Itu baru membaca soalnya, belum lagi ngejawabnya.. wuih, dijamin keriting dah otak kita. Lulus mata kuliah ini saja sudah cukup, saya pikir. gak muluk-muluk deh.

Komputer & Rekayasa Sistem, target B

Mata kuliah ini bisa dibilang sebagai ‘final-mission’nya anak-anak jurusan power di kampusku. Gimana enggak? Dosennya matakuliah ini merupakan dosen yang paling dihormati sepanjang masa oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia tenaga listrik. Beliau adalah Prof. Dr. Sudjana Sapiie, rektor ITB di periode 1970-an.

Ada kisah yang cukup menarik sewaktu mantan dirut PLN, Fahmi Mochtar memberikan seminar/kuliah tamu di kampusku. Ketika itu Prof John berada di ruangan seminar sebagai tamu undangan, di samping rektor ITB saat itu, Pak Djoko Santoso.

Sebelum memulai kuliahnya, Pak Fahmi memberikan kata sambutan sbb : ” Yang terhormat, rektor ITB, Pak Prof John..”

kemudian, peserta dan mahasiswa satu ruangan seminar kebingungan, celingak-celinguk kanan-kiri. Setelah itu, Pak Fahmi meneruskan :

“Pak Djoko kan cuma penggantinya. ”

Sontak satu ruangan seminar tertawa, memahami rasa hormat yang ditunjukkan oleh pak wakil dirut pln kepada Pak Prof John yang kira-kira usianya sudah hampir menginjak usia ke-80.

Ya kurang lebih itulah gambaran atas respek yang dimiliki oleh anak didiknya prof john. Setelah masuk ke kelasnya pun saya memahami perasaan generasi sebelum saya, setelah melihat kemampuan matematika prof john, serta ekspresinya yang bakalan membekas di kepala anak didiknya.

Biomekanika, target A

Kuliah yang saya anggap sangat fascinating, terutama karena saya sangat menyenangi olahraga sepakbola. Di kuliah ini akan dibahas aspek mekanis dan kesehatan dari sistem tubuh manusia. Di paruh semester pertama, akan dibahas aspek teknis, yang mendatangkan langsung dosen ekspert dari teknik mesin. Kemudian, di paruh kuliah kedua, akan dibahas sisi lain tubuh oleh doktor olahraga ITB (yang menuntut ilmu di jepang) dan juga ilmu kesehatannya dari dokter yang didatangkan langsung dari fakultas kedokteran UNPAD. Fascinating, isn’t it ?

target nilai rata-rata semester ini : 3, 47.. semoga dapat tercapai… amin !