Lima semester telah kulalui di kampusku, artinya saya sudah melewati lebih dari separuh jalan menuju gelar cumlaude sarjana di bidang teknik tenaga listrik. Seperti semester sebelumnya, saya akan menyajikan raihan yang telah saya dapat pada semester 5.

Kalau semester ini memiliki sebuah tema, maka tema besar di semester 5 adalah GAGAL TOTAL..😀

Semester 5 kemarin merupakan kombinasi dari gak ngerti kuliah, bosen kuliah, sok-sok aktif di organisasi, dan sedikit aroma kompetisi sepakbola. Hasilnya, sedikit banget yang saya dapat di semester kemaren, udah kuliah gak ngerti… nilai terjun bebas… jarang main kartu… jarang main pingpong… dan gak menang kompetisi bola juga.. kumplit dah penderitaan.

Di samping penderitaan itu, Saya akan mengajak pembaca untuk membaca review saya tentang realisasi target akademik yang saya buat di awal semester 5..

Mesin-Mesin Elektrik (3 SKS – target B, raihan C)

Mesin elektrik, kuliah yang saya kira akan menjadi kuliah yang ‘kacang’, ternyata menjadi salah satu kuliah yang paling MENYERAMKAN… Gimana enggak, kalau di tahun-tahun sebelumnya peserta kuliah disajikan soal yang biasanya mirip-mirip tahun sebelumnya, kali ini ujiannya dibuat SANGAT BERBEDA, karena sebuah revolusi dan legenda telah dibuat oleh asisten dosen mata kuliah ini, dengan membuat soal ujian yang levelnya sebenarnya biasa saja, tapi sangat-sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Walhasil, strategi ini sangat ampuh untuk membasmi orang-orang malas seperti saya… hehe. Alhasil nilai C pun saya syukuri, ya setidaknya untuk menjaga mimpi cumlaude.

Material Elektromagnetik (3 SKS – target B, raihan AB)

Semester ini, saya ketemu lagi dengan Pak Warno, dosen yang telah meluluskan saya dari matakuliah medan elektromagnet. Karena ‘ilmu material’ memang bidangnya Pak Warno, kuliah ini bener-bener fascinating. Semua aspek material elektromagnet yang dibahas nyambung banget dengan teknik tenaga listrik yang emang merupakan ‘field of work’nya beliau. Well, dapet AB lagi nih dari Pak Warno.

Komputasi dan Analisis Numerik (3 SKS – target A, raihan AB)

Untuk melakukan analisis secara numerik sebenarnya perhitungan matematis yang digunakan sederhana, nah tapi yang susah adalah untuk menentukan rumus mana yang dipake, serta menjaga ketelitian dalam mengerjakan soal. Sempet kepeleset di ujian pertama, gara-gara sehari sebelum ujian malah makan-makan di hanamasa dan kekenyangan (walhasil males belajar), nilai ujiannya dapet 50. Untungnya, ujian akhir bisa ‘ngerjain’ dan dapet AB. cheers.

Kompatibilitas Elektromagnetik (3 SKS – target B, raihan B)

Matakuliah paling ‘berat’ di semester 5. Pas lagi ujian akhir kebagian tanggung jawab ngurusin acara besarnya elektro, electrical engineering events, gak belajar deh.. walhasil, ikut ujian ulang, dapet tugas tambahan, dan tak lupa ujian lisan.

Teknik Tegangan Tinggi (3 SKS – target B, raihan C)

Mata Kuliah yang bakal diwanti-wanti bakal menjadi kuliah yang nilainya paling ngasal sepanjang masa. Semuanya sudah saya persiapkan sebelum mengambil kuliah ini. Dapet A atau E pun saya tidak akan gembira ataupun menangis. Saya jarang masuk kelas, begitu juga dosennya. Eh, ternyata dapet C.

Praktikum Teknik Tenaga Elektrik 1 (1 SKS – target A, raihan B)

Pikiran mahasiswa teknik tenaga pastinya bakal terkuras oleh matakuliah satu sks ini. Gimana enggak ? Meskipun satu SKS, tapi ada dua praktikum di mata kuliah ini. Sebelum praktikum aja kami udah diminta untuk tandatangan surat pernyataan kalau kita bersedia menanggung segala resiko yang akan terjadi di pada praktikum ini.

Di praktikum Mesin-Mesin Elektrik, belum praktikum aja udah ada tugas pendahuluan sebanyak 40 nomor, wajib tulis tangan yang harus dikerjakan dalam waktu kurang dari 24 jam… hoaaahm… selain itu ada juga tes awal sebelum praktikum yang durasinya minimal 4 jam, itu juga kalau pinter dan hoki. Kalau males, gak boleh praktikum, dan bisa-bisa tes awal berlanjut hingga 8-10 jam. Setelah tes awal, ambil data 2-4 jam kira-kira. Kelar deh, eh tapi tunggu dulu, masih ada laporan. Ngebuat laporannya juga gak kalah repotnya, wajib tulis tangan dengan format IEEE. Nah itu baru satu modul. Baru satu praktikum.

Masih ada lagi praktikum Teknik Tegangan Tinggi, kurang lebih sama, tapi lebih santai dan lebih ringan kerjaannya.

Analisis Sistem Tenaga (3 SKS – target A, raihan A)

Another fascinating class. Kuliah di kelas ini nambah wawasan tentang sistem tenaga. Dosennya baik pula, makin semangat belajarnya. Kelas ini agak gak biasa, karena yang ngambil cuma segelintir orang. (10-15 orang mungkin) Jadinya terpaksa rajin.. hahaha. Inilah yang menginspirasi saya untuk ngambil kelas kecil lagi di semester 6.

Manajemen Proyek (3 SKS – target A, raihan AB)

Asik, asik… Mroyek…

Itu pikiran awal saya, tapi ternyata ini merupakan kuliah yang paling jarang saya masuki, meskipun sebenernya ilmunya sangat-sangat menarik. Males masuknya karena mahasiswa yang ngambil kuliah ini super-super banyak, dan biasanya kebagian tempat di belakang. Kalo nggak tidur ya ngobrol. Mending di luar kelas kan ya ? hehe. Untungnya masih dapet AB di kelas ini.

Semester 5 merupakan semester paling ngaco yang pernah saya jalani di kampusku. Bener-bener kebawa arus kuliah, ampe-ampe berat badan yang udah minimum masih bisa turun ternyata saudara-saudara. Ya nggak aneh juga sih, makan pagi mungkin masih di rumah, tapi karena siang-malam di kampus jadinya sering lupa makan siang. Kalau nginep di kampus, paginya pasti gak makan.

Di semester kemarin, 3 bulan awal dihabiskan oleh kesibukan praktikum dan ujian.

Satu bulan berikutnya, oleh kompetisi futsal.

Bulan berikutnya, oleh acara electrical engineering events.

Kalau dipikir-pikir, masih beruntung juga dapet nilai rata-rata di atas 3.. Semoga semester enam bisa jauh lebih baik dari semester lima ini… amin.

Target IP  : 3,45 ::: IP Semester 5 : 3,07