Menjadi trainer (training motivasi) itu gampang-gampang susah. Gampangnya di bagian bicaranya, yakni kita tinggal ngomong aja materi yang ingin disampaikan, dengan gaya khas masing-masing dari pembicara.

Sementara itu, bagian yang sulitnya adalah si trainer memiliki tanggung jawab moral, yakni hal-hal yang dikatakan haruslah bersesuaian dengan perilaku si pembicara.

Integritas.

Okay, beberapa hari lagi saya akan melakukan sebuah kegiatan yang belum pernah saya lakukan seumur hidup saya, melatih sekitar 50 orang mahasiswa baru, selama sekitar empat jam.

empat jam!!! iya, berarti berdiri dan berbicara selama hampir empat jam!!!

Kalau hanya berbicara selama empat jam, mungkin itu bukan hal yang terlalu sulit, karena saya dan kawan-kawan trainer lain telah dilatih untuk itu. Hanya saja, saya tidak sanggup untuk membentuk satu hal : integritas yang dipaksakan.

Saya bukan tipikal orang yang teratur, ataupun taat asas. Tapi saya diminta untuk menyampaikan keteraturan dan berbagai macam pemahaman tentang mahasiswa yang ideal. Haha, sangatlah bertentangan. Mosok’ mahasiswa bengal diminta untuk membentuk mahasiswa ideal.

Di satu sisi saya ingin membuat mahasiswa baru ini menjadi seorang yang ideal, ya biar ada sosok yang bisa memperbaiki negeri ini lah. Namun, di sisi lain, saya tidak ingin memberi pelatihan yang isinya bacot doang. Saya akan menjadi si bengal yang menginspirasi.

Hanya satu misi saya di training yang akan saya berikan : YOU GOT TO FIND WHAT YOU LOVE. Jangan seperti saya, yang di usia ke-19 ini belum menemukan apa yang dicintai.

Setelah menemukan kecintaan itu, terserah bagi mahasiswa baru itu untuk menjadi bengal, atau akhirnya melakukan hal yang mereka cintai untuk mengubah dunia.

Sampai bertemu dua hari lagi, adik-adik !!!