Orang-orang individualis menyesuaikan khayalannya dengan realita yang ada.

Akan ada individualis yang menarik diri dari kenyataan, lalu memilih untuk hidup pada khayalan : karena saking jauhnya kenyataan dengan imajinasi yang ada.

Akan ada juga yang menjalani hidupnya di realita, namun dengan pikiran yang berada entah di mana : menyebabkan hampir semua pekerjaan terbengkalai, atau dikerjakan tanpa hasrat.

Selain dua tipe tersebut, ada yang terhebat : mereka mampu menyambungkan imajinasinya ke dunia, dan menjadi seniman yang menghasilkan karya-karya luar biasa.

Tak perlu menjadi yang terhebat, yang kuinginkan hanyalah mencari jembatan untuk menyambungkan imajinasiku ini ke dunia.

Caranya : melakukan banyak hal dan mencoba mencari apa yang benar-benar kuinginkan dan kucintai.

ke depannya, blog ini akan saya isi juga dengan kisah tentang pencarian ‘sesuatu’ itu

*posted using WordPress mobile