It’s a new dawn

It’s a new day

It’s a new life, for me..

And I’m feeling good.

Saya pernah mendengarkan seseorang yang menyatakan bagaimana senangnya dia dalam melakukan pekerjaan. Kerja di bidang IT, dia bilang momen-momen saat dia bekerja adalah “fun time”-nya. Sementara itu, momen saat dia bersama keluarga dia sebut sebagai “busy working time”. Hmm,, pada setuju enggak? Alasannya sih sederhana, dia bisa menikmati pekerjaannya karena dia punya passion di bidang tersebut. Sementara itu, kepada keluarga justru ia merasakan sebuah tanggung jawab untuk membahagiakan mereka.

Hehe,, koq jadi nyambung ke keluarga dan pekerjaan? Wong masih kuliah gini. Bukan,, bukan,, saya hanya teringat sesuatu akibat fun time, that word rings me about something,

Sesuatu itu adalah fun time = good time, quality time, precious time, atau apalah itu namanya. Saya sendiri sih percaya kalau setiap orang punya waktu saat mereka bener-bener pinter, kreatif, serta mempunyai banyak inspirasi. Waktu ketika James Watt menyusun mesin uap-nya, Einstein menemukan efek fotolistrik, sampai Larry&Sergey membuat algoritma Google search engine.

Nah, tapi pastinya tiap orang punya “waktu” atau keadaan yang berbeda-beda yang dapat memacu dirinya untuk menjadi lebih dari orang lain. Pertanyaannya, kapankah “waktu” tersebut? Atau bagaimanakah keadaan tersebut?

Kalau saya sendiri sih suka waktu sekitar jam 19 – 23, gak tau kenapa pikiran dan badan saya seperti lebih mudah saya pahami, sehingga dapat digunakan untuk baca (wessss…) , belajar (wessss…), dan main (huuu…) dengan efektif.

Nah, kalau kamu?