Apa sih yang dipelajari di sekolah? Jawabannya banyak, ada berhitung, bahasa, serta seni. Tentang Moral? lho emang ada? jelas kita belajar. Itu lo, PPkN.. Masih ingat kan waktu SD ada pertanyaan :

  • Jika kamu melihat nenek tua hendak menyebrang, apa yang kamu lakukan?

Sangatlah mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tapi, apakah di kehidupan nyata kita akan bertindak seperti jawaban yang kita berikan ketika ujian?? Sejauh yang saya tahu, sekolah itu identik dengan hura-hura, menyontek dan tidur. Sekolah yang saya ketahui, sama sekali tidak menanamkan nilai karakter serta implementasinya dalam kehidupan nyata. Sekolah ya belajar. Belajar untuk apa? Ujian. Ditambah lagi dengan maraknya bimbel membuat tujuan pembelajaran hanya untuk lulus ujian..

K apan dong siswa belajar tentang dirinya sendiri? Mengenal potensi diri dan memaksimalkannya? Jawabannya : Pergaulan.

Iya, kalau pergaulannya positif, jelas kita semua pasti setuju. Lha, kalau negatif ( yang kerjaannya mabok-mabokan, free-sex dll. ), karakter siswa yang belum jelas ya akan jadi hancur. Apakah siswa akan memilih pergaulan yang positif atau negatif, hanya untung-untungan saja. Kalau keluarga masih bisa memantau, ya.. untung. Kalau enggak? Ya bablas deh…

Masak iya kita menentukan masa depan pelajar cuma berdasarkan untung-untungan aja?!? Ah, bisa gila… Di Amerika sono aja, Bill Gates berusaha untuk menyadarkan masyarakatnya tentang pendidikan bangsanya (sini)

Untung aja masih ada temen saya yang peduli ma pendidikan, hehe… (ini dia)