Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Obrolan’

h1

Nunggu di Warnet

Januari 8, 2008

Karena sudah terlanjur pergi, terpaksa ngeblog di warnet, karena kalau ngenet di kampus, pasti kena squid. Nah, ketika saya sampai, wah katanya belum buka, bukanya sekitar jam delapan..

Jadi, saya ikut nimbrung nonton TV,, sebuah acara berita. Setelah beberapa saat, tiba-tiba seorang rekan pemilik warnet bilang,, “Ganti Trans! Trans! Ada pembunuhan.”..

Walah, lucu juga mendengarnya. Pembunuhan kok ditonton, sepertinya masyarakat kita sudah kehabisan hiburan, sehingga segala sesuatu yang ada di TV bisa jadi “Hiburan”.

Saya jadi ingat lirik lagu John Mayer, Waiting on the world to change…

When you watch television, what you get is what you got
When they got information, oh… they can bend it all they want

So we keep on waiting, waiting on the world to change

Nunggu lagi, nunggu lagi…

h1

[NGeMu - Sumber Emulator terbaik] No$GBA v2.5c released!

November 23, 2007

Ketika baca potingannya mas Darth spitod kemaren, jadi inget situs yang biasa saya kunjungi untuk mencari emulator-emulator terbaik, mulai dari PS, PS2, Game Boy Advance, Nintendo DS, dll.

Ngemu

Jadi inget, ternyata No$GBA versi v2.5c dah direlease

bisa diunduh langsung di sitenya, yakni official No$gba homepage

Bisa juga langsung download via ngemu, ini dia No$gba v2.5c

O, iyah, kalau menjalankan langsung, tidak bisa, kita harus mengcopy juga bios ke dalam folder No$GBA, namanya firmware, sebenarnya mas Darth Spitod juga sudah memberikan link, sayangnya dia upload di gudang upload,, di beberapa tempat situs ini kena squid, jadi saya upload aja di sini

selamat bermain…

Mungkin udah ada yang tahu, ini hanya sekedar informasi…

h1

The Fine Art of Catching Liars

November 21, 2007

Bill’s Thought

- Senyum yang berlebihan ataupun tatapan yang terlalu antusias yang terus menerus biasanya palsu. Senyum yang asli akan hilang setelah empat-sampai lima detik.
- Gerakan tubuh ataupun mimik muka yang tidak wajar juga [dalam hal ini misalnya orang yang menghantam meja, tetapi menunggu beberapa detik untuk membentuk 'mimik' marah]
- Ekspresi muka yang tidak simetris biasanya juga palsu

Nah, berdasarkan artikel “The Fine Art of Catching Liars”-nya pak Paul Ekman, diambil dari sini , itulah beberapa ciri ketika orang berbohong. Namun demikian, sangatlah sulit untuk mendeteksi si tukang boong’ dalam kehidupan yang nyata, karena hingga kini tidak ada alat yang dapat secara presisi menentukan apakah seseorang berbohong atau tidak

 

Namun, ternyata ada beberapa cara untuk mendeteksi kebohongan, yakni yang paling populer adalah kerutan di antara dahi yang bertahan 1/25 detik [nah loh...]. Aplikasi kasus ini dapat kita temui pada kasus bill clinton, dalam sebuah kasus skandal dengan Monica Lewinski. Sewaktu Bill Clinton mengucapkan “I did not have sexual relations with that woman… Monica Lewinski.”.. Nah, pas dia mengucapkan “With that Woman”, pada dahinya muncul kerutan, sekejap. [ah, sayang saya enggak menemukan gambarnya]

 

Nah, di kelas bahasa inggris saya, kami langsung mencoba, apakah kami dapat menangkap seorang pembohong… Dari kelas dipilih dua orang. Saya, dan seorang rekan saya. Pengajar menanyakan apa yang saya lakukan hari minggu kemarin

 

jawaban asli saya : melakukan sejumlah riset

 

jawaban asli teman saya : tinggal di rumah

 

setiap siswa di kelas diberi kesempatan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan pada saya dan teman saya. [dalam hal ini saya mendapatkan peran 'si jujur' dan teman saya menjadi orang yang jujur, pada siswa diberitahu bahwa dia pergi ke kebun binatang].

 

Saya seberusaha mungkin menunjukkan ciri-ciri pembohong, hahaha.

 

Pada akhir kelas, ternyata orang yang dapat menangkap si pembohong saja hanyalah sembilan orang dari enam belas orang. Dua orang diantaranya menjawab kami berdua berbohong [hah?!]. Tujuh orang lagi menganggap saya berbohong.

 

kalau dibuat menjadi persentase, berarti hanya 56,25 persen yang dapat menangkap pembohong. Konon katanya sistem interogasi dapat menangkap sekitar 80% pembohong, belum bagus. Liedetectors lebih gampang dibohonhi. Duh susah banget ya untuk menangkap tukang tipu…

h1

Belajar sendiri yah!

November 20, 2007

“Boleh nonton film ini, tentang bagaimana komputer bisa berkembang hingga bisa menjadi seperti sekarang ini, tapi belajar tanggung sendiri, setuju?” kata Pak Budi Rahardjo , dosen Konsep Teknologi [concept of engineering] saya.

“Yaaaa!!!” kata hampir seluruh murid dalam kelas.

Saya sih iya-iya aja, wong lagi terjangkit virus malas dan ngantuk…

Sebenarnya tidak ada masalah pada cerita di atas, sampai akhirnya saya harus menghadapi ujian Konsep Teknologi. Dari H-7 sampai H-1, saya santai-santai aja, karena seluruh materi yang diajarkan di kelas sudah saya kuasai. Sampai akhirnya saya tiba pada waktu 5 jam sebelum ujian, saya menemukan teman-teman dari fakultas yang sama, sedang memelajari sejumlah diagram-diagram dan perhitugan matematika yang belum saya mengerti.

“Belajar apa mas, mba’?” tanya Saya

“Kontek Les, nih ada soal tahun kemarin” balas salah seorang

Wow, bener-bener. Dari enam soal yang ada, saya hanya bisa mengerjakan tiga nomor… Tiga nomor diantaranya ada kosakata yang saya mengerti artinya, namun tidak mengerti cara mengolahnya.

“Waaah, gak ngerti semua nih!!! Jelasin dong…” pinta Saya

Syukurlah, dalam waktu yang relatif singkat [kurang lebih satu jam], saya sudah bisa memahami materi-materi yang “aneh” itu… Terima kasih buat Luqman, Imam, Reza, Julie, dkk. yang udah membantu saya :D

Kesimpulan : Hal yang dipelajari namun sering dilupakan adalah detail terhadap ucapan orang lain, terkadang kita dapat menganggap diri kita dapat melakukan sesuatu dan cenderung menganggap remeh terhadap suatu hal. Saya masih beruntung, bahan ujian yang tidak saya pelajari relatif mudah dan sedikit. Coba kalau banyak,, bisa gila…

Beruntung juga saya… Ah, untung aja saya punya temen yang baik :D .

Awas loh Pak Budiiiiiiii !!!

h1

Idiot Test, siapa pernah coba???

November 6, 2007

Waktu coba-coba akses ke i-google , saya tertarik ketika melihat ada opsi Idiot Test,, berhubung saya kadang-kadang agak idiot  sekedar mengisi waktu luang saya mencoba untuk mengerjakan… Seru juga, dan tes ini sepertinya memang sesuai namanya, idiot test, menguji apakah kamu bener-bener idiot, haha…

Alhamdulillah saya tidak idiot, saya brilian!

Brilian!

[kayaknya semua orang juga bisa lulus tes ini deh...]

tapi sepertinya gak ada yang bisa mengerjakan tes ini dalam satu kali coba…

h1

Klik Untuk Lihat Arti Hari dan Tanggal lahirmu! [Percaya gak Percaya]

Oktober 30, 2007

My Own

Oiah, waktu jalan-jalan di internet kemarin, saya melihat file yang menarik. Seru juga bisa ngelihat arti tanggal lahir kita. Saya cocokkan dengan kepribadian, hmm, meleset sedikit dari sifat saya, tapi saya juga enggak terlalu percaya sih dengan hal beginian, tapi daripada disimpen sendiri, filenya bisa didownload di sini.

Sebenarnya menggelitik juga hal seperti ini, ratus jutaan orang memiliki tanggal lahir yang sama, zodiak yang sama, namun kenapa hal-hal tersebut masih dipercaya ya? Masak’ keberuntungan, nasib, ditentukan oleh zodiak/tanggal lahir, duh jadi pengen bahas nih, tapi ntar aja, sekarang mah

cocok enggak testnya dengan kepribadianmu?

h1

[Watchout] Ratu Blogger Berganti Aliran !

Oktober 26, 2007

Ratu?

Lucu juga lihat gambar ini, waktu awal kemunculannya, dunia wordpress geger deh kayaknya. Akhir-Akhir ini, setelah adanya aliansi mas Sandy , popularitas mba ratu’ udah memudar. Tapi, wow… Sepertinya masih ada metode lain bagi mba ratu’ untuk menembus dunia blog, dengan membuat berita gak berisi heboh..

Kenapa ya kira-kira mba ratu’ berganti aliran? hmm…

mungkin ingin terkenal lagi…  terus menggila menulis lagi… dimaki diprotes lagi…

gak populer lagi dong?

ah, aneh juga…

h1

[If] School is fun, why take a holiday?

Oktober 20, 2007

Prologue

“Saya tidak tahu bagaimana saya tampak pada dunia; tetapi bagi saya sendiri saya nampaknya hanyalah seperti seorang anak laki-laki yang bermain-main di pantai dan mengalihkan diri sendiri sekarang dan kemudian menemukan koral yang lebih halus atau karang yang lebih indah daripada yang biasa, sementara samudera besar dari kebenaran semuanya terbentang di hadapan saya tak terungkapkan.”

Isaac Newton, yang pada saat remajanya bosan sekolah, lebih suka bermain layangan, roda air, jam, ataupun alat lainnya. Untung aja pamannya mengenali bakat luar biasanya, lalu ia disekolahkan di Universitas Cambridge. Selanjutnya? Cari tau sendiri yah, saya tidak akan membahas hal ini.

[sebenarnya cerita di atas tidak ada korelasinya dengan tulisan berikutnya]

Isi

Jadi inget commentnya Pak Budi Rahardjo di post [Akhirnya] Bolos Lagi.

If School is fun, why take a holiday?

Nah, dalam kehidupan saya sendiri, ‘if’ dalam kalimat tersebut cuma bener-bener bisa jadi ‘if’. Faktanya, kapan yah sekolah menyenangkan? Bentar-bentar. Ah iya!

· Ketika guru enggak ada, terus bisa main dan ngobrol dan jalan-jalan dan ‘mengeceng’.

· Ada guru yang seru, cerita hal yang seru!

· Pentas Seni, Bazaar, Festival dan ada turnamen antar kelas [nonkurikuler]

Bentar lagi. Seharusnya di sekolah, apa yang kita lakukan sih?

· Tidak ada guru, belajar dong…

· Utamakan studi, kurikuler hanya sebagai penunjang

Kalau seperti itu, akan terjadi konflik antara membuat sekolah menjadi menyenangkan dengan keadaan sekolah yang tidak akan pernah yang kurang menyenangkan. Kesan sekolah itu bosan, lalu nyontek, kemudian tawuran. Di sisi lain, passion untuk belajar di sekolah, rasanya udah gugur oleh game, pacaran, dll. [walaupun tentunya ada orang yang benar-benar tekun sekolah, saya taksir sekitar 10% dari populasi pelajar].

Selanjutnya saya akan bertanya, bagaimana membuat sekolah menjadi menyenangkan? Saya pikir sih dengan :

Passion siswa harus dibangkitkan. How? Dengan membuat sistem [guru] yang menarik minat siswa terhadap pelajaran. Duh, berarti gurunya juga harus punya passion, harus terlatih, harus nambah gaji. Duit masalahnya.

Hilangkan budaya ‘IPA’. Entah kenapa orang tua di Indonesia cenderung ‘memaksa’ anaknya untuk masuk jurusan IPA. Kan pusing.. Tidak setiap orang dibekali kecerdasan intelektual yang mumpuni. Kalau otaknya otak ‘IPS’, namun dimasukkan ke ‘IPA’, seperti menyuruh pele menjadi pemain golf. Gak nyambung kan? Daripada memble di IPA, lebih baik jadi raja di ilmu sosial kan? Di sini, budaya masalahnya.

Kurangi beban belajar yang terlalu besar. Di tanah kelahiran saya, Perancis, yang namanya lulusan SD itu bisanya hanya pertambahan, pengurangan, dll. Waw, kalau di Indonesia hebat banget bo! Udah bisa perkalian, pembagian, KPK, FPB, luas, volum, dll. Kalau beban belajar menumpuk, sekolah tidak menyenangkan. Coba bangun dasar yang kuat terlebih dahulu, jangan luluskan siswa secara ‘prematur’, yakni dengan kemampuan akademik tinggi, namun hanya cekokan. Coba kita lihat, Indonesia banyak menghasilkan siswa yang mampu mendapatkan medali emas olimpiade sains internasional, namun kalau kita lihat dari segi inovasi? Belum ada yang ‘dahsyat’. [Saya benci bimbel yang menggeser makna pembelajaran, hehe tapi saya suka menawarkan diri untuk mengawas, demi penghasilan tambahan :D ] Di sini, kurikulum masalahnya.

Dan banyak cara lain untuk membuat sekolah menjadi ‘agak’ menyenangkan. Sebenarnya banyak metode pembelajaran yang dianggap dapat mengembangkan kecerdasan siswa secara tepat, plus menyenangkan, misalnya : quantum learning, accelerated learning, dll. [Saya udah baca kedua buku tersebut] Tapi, seandainya semua hal di atas berhasil diterapkan, apakah sekolah akan benar-benar menyenangkan? Saya ragu.

Oh iya, ada komentar yang menggelitik saya dari salah seorang guru saya [dalam bahasa inggris], saya suka komentar ini, karena realistis.

“The process of study is painful. If you are not ready to feel the pain, do not study. But, If you are not take any study, you will get nothing. Get nothing? Go to hell!”

Epilogue

Nampaknya memang sulit untuk membuat sekolah menyenangkan. Karena proses pembelajaran yang saya alami hingga saat ini, sangat mengandung sedikit makna kegembiraan. Yah, jadi aja saya ganti kalimat pertanyaan di atas jadi If conditional type III.

If school had been fun, I would not have taken a holiday [School is not fun, so I take a holiday].

Nah, sekarang, siapa yang setuju sekolah itu menyenangkan?

h1

Teman yang aneh

Oktober 8, 2007

Hmm, aneh! itu yang terlintas di pikiran saya waktu melihat perilaku teman saya yang satu ini. Dia seorang laki-laki, seumuran dengan saya, teman satu fakultas. Dia punya seorang pacar yang saya anggap cukup cantik. Kejadiannya bermula saat, saya mengajak dia untuk bermain futsal. Wah, dia udah niat banget. Sampai nanya-nanya tempat kumpulnya. Ceritanya maen antar kelas, fakultas yang sama, namun beda kelas. Sampai saat itu sih masih biasa aja, sampai dialog yang berikut :

X : Wah, tempatnya dimana? Kalau maen jam segini takut enggak ada transport. Kamu naek apa les?
Me : Nabeng motornya si Luki. Ada kok yang bawa mobil, kamu ikut aja sono.. [ masih normal sampe sini ]
X : Ah, saya enggak kenal orangnya, gimana dong ?!? takut nih.. Nanti saya sendirian aja diem-dieman di mobil. [ceritanya satu fakultas ada empat kelas, nah ada dua kelas yang mau tanding, kelas saya jadi 'penyusup' dengan tiga orang, jadi si X cuman kenal dikit orang]
Me : Kenalan ajah dulu, kan maen futsal juga biar gampang kenalnya.. Saya juga masih lum kenal semuanya, kalem aja bro..
X : Duh, tapi beneran takut, gak kenal [mimiknya bener2 cemas, sampe saya juga bener2 gak percaya, padahal dia punya cewek yang cantik]
Me : Ya udah ntar saya kenalin deh. Santai aja bro, gak akan diperkosa ini, kalau dipegang-pegang, bales aja hehe…
X : Tapi… [lha, masi tegang juga...]

Sampai saya berusaha meyakinkannya untuk ikut main, tapi si X terus menolak [saya kira akting loh]. Akhirnya dateng temen si X, sebut aja si Y. Mereka berdua udah saling kenal.. Nah, saya bilang bareng aja tuh duaan. Saya pikir : problem solved! Segera deh saya nemenin Luki ngambil motor [dengan asumsi si X udah nyaman sama si Y]. Nah, waktu saya balik ke rombongan, saya cari si X, enggak ada..
Terus saya tanya si Y, “Bro, liat si X enggak?”
Jawaban si Y : “Oh, dia udah pulang”

Ah, bingung juga! kalau cowok yang takut ma cewek dah sering liat. Cowok yang maunya gaul ma cewek, playboy, juga banyak. Cowok normal, apalagi. Tapi cowok yang kesulitan untuk kenalan ma cowok lagi juga ada toh. Hmm, kalau waktu saya inget, saya juga yang ngajak kenalan ke si X.

Rencananya saya akan mengadakan program training ke dia, doakan Yah!!!

h1

Sabtu ini, EPL [Liga Inggris] LIVE on Lativi!

September 27, 2007

Benar ! EPL Live di Lativi! [walaupun hanya dua pertandingan, baik live maupun langsung...]. Waktu tadi pagi nonton berita di Lativi sebenarnya baru kali ini saya nonton berita di lativi ternyata isinya tentang penandatanganan perwakilan lativi dengan [bukan astro deh kayaknya] perwakilan ESPN..

I wonder which match will be broadcasted?