<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Atmopawiro's Blog</title>
	<atom:link href="http://lestiatmo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lestiatmo.wordpress.com</link>
	<description>Your Playground of Anything</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 02:08:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lestiatmo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Atmopawiro's Blog</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lestiatmo.wordpress.com/osd.xml" title="Atmopawiro&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lestiatmo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pertanda Mimpi</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/11/pertanda-mimpi/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/11/pertanda-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 14:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menggelitik.]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang hidupku.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[Saya sendiri bukan orang yang mempercayai mimpi. Salah satunya karena banyak hal yang terjadi di dalam mimpi kadang-kadang gak karuan anehnya. Pernah suatu saat saya bermimpi bahwa di dunia ini hanyalah saya yang memiliki hidung. Orang-orang penasaran kenapa saya punya hidung. Sementara saya sendiri bingung kenapa orang lain tidak punya hidung. Sedang asik memperdebatkan siapa <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/11/pertanda-mimpi/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=696&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya sendiri bukan orang yang mempercayai mimpi. Salah satunya karena banyak hal yang terjadi di dalam mimpi kadang-kadang gak karuan anehnya. Pernah suatu saat saya bermimpi bahwa di dunia ini hanyalah saya yang memiliki hidung. Orang-orang penasaran kenapa saya punya hidung. Sementara saya sendiri bingung kenapa orang lain tidak punya hidung. Sedang asik memperdebatkan siapa yang normal, tiba-tiba ada yang berteriak. Tiba-tiba juga semua orang berusaha menangkap dan mengejar saya. Saya pun kabur sambil memikirkan mengapa saya dikejar. Saya pun lari sekencang-kencangnya, mungkin seperti maling sendal yang dikejar warga setelah <em>shalat jum&#8217;at.</em> Tapi pada akhirnya pun saya terkejar dan tertangkap. Saat itu, tiba-tiba mimpi menjadi blank. Saya berada di hamparan padang pasir. Sangat tidak nyambung sama sekali sebenarnya. Tapi di dunia mimpi saya tidak menyadari keanehan apa pun. Setelah bangun, saya baru menyadari telah mengalami mimpi aneh. Menyadari juga bahwa sebenarnya mimpi ini tidak perlu diingat.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sisi lain, cukup banyak kisah mimpi yang seolah memberikan pertanda. Mungkin bagi sebagian besar orang mimpi digigit ular merupakan pertanda akan mendapatkan rejeki. Sayangnya saya belum pernah dipatok ular, baik dalam mimpi maupun dunia nyata. Jadi tidak tahu apakah mimpi dipatok ular memang pertanda rejeki.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sangat percaya teori bahwa mimpi merupakan refleksi dari pemikiran alam bawah sadar kita. Ketika kita menginginkan sesuatu dengan sepenuh hati, maka seringkali sesuatu itu akan terbawa dalam mimpi kita. Misalnya, ketika saya mengikuti sebuah lomba tentang merger dua buah bank. Pada akhir kompetisi, saya  memikirkan persoalan tersebut hingga berjam-jam. Bahkan sampai lupa makan. Kemudian, malamnya, saya bermimpi melakukan presentasi di depan dua direktur bank. Saking fokusnya pada suatu hal, saya sampai memikirkannya dalam mimpi.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal tersebut terjadi juga di kesempatan yang lain. Yaitu ketika saya menyusun dokumen untuk mengikuti sebuah lomba penelitian ilmiah. Pada beberapa hari untuk mempersiapkan dokumen itu, saya sangat fokus. Saking fokusnya, hingga lagi-lagi selama berhari-hari saya memimpikan hal yang sama : bermimpi memikirkan penelitian itu!!</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika &#8216;kegiatan&#8217; yang terjadi di dunia nyata mampu terbawa hingga mimpi kita, saya sangat yakin. Itulah cerminan bahwa kita telah mencurahkan seluruh pikiran kita untuk menekuni &#8216;kegiatan&#8217; kita. Buktinya, di kedua perlombaan di atas, saya mampu menyabet penghargaan. (ce ileeh!)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>*sebenarnya banyak juga hal lain yang dikerjakan hingga terbawa mimpi.  Sayangnya tidak semua hal dapat diselesaikan dan dimenangkan dengan hanya mencurahkan seluruh pikiran kita.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></em>Memikirkan sesuatu hingga terbawa mimpi. Kesannya memang sangat duniawi sekali. Saya tidak akan berdebat apakah mimpi yang semacam ini benar atau salah. Saya bukan ahli mimpi ataupun ahli agama. Saya hanya sangat yakin, ketika saya melakukan suatu hal hingga terbawa mimpi, saya telah melakukan hal tersebut dengan sepenuh hati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/696/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/696/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=696&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/11/pertanda-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serba cepat dan serba buyar</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/08/serba-cepat-dan-serba-buyar/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/08/serba-cepat-dan-serba-buyar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 18:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menggelitik.]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang hidupku.]]></category>
		<category><![CDATA[cepat]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[instan]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Saya sendiri percaya hampir segalanya diusahakan untuk dipercepat. Sekolah makin dipercepat : ada program akselerasi di sekolah menengah. Untuk yang sedang kuliah, ada juga yang namanya program fast-track. Cukup lima tahun, mahasiswa bisa dapat gelar S1+S2. Tapi semua yang serba cepat itu tidak hanya ada di pendidikan saja. Kalau kita mau komunikasi dengan orang tinggal <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/08/serba-cepat-dan-serba-buyar/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=691&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Saya sendiri percaya hampir segalanya diusahakan untuk dipercepat. Sekolah makin dipercepat : ada program akselerasi di sekolah menengah. Untuk yang sedang kuliah, ada juga yang namanya program fast-track. Cukup lima tahun, mahasiswa bisa dapat gelar S1+S2. Tapi semua yang serba cepat itu tidak hanya ada di pendidikan saja. Kalau kita mau komunikasi dengan orang tinggal akses hp, facebook, atau twitter. Cepat sekali respon yang kita dapat.</p>
<p style="text-align:justify;">Segala sesuatunya pun ada makin cepat dan mudah untuk dilakukan. Misalnya, di dunia maya. Orang dapat dengan mudah mencibir atau mengomentari isu-isu yang dibawa oleh pers. Di twitter, tinggal di-RT saja. Di facebook, tinggal di-share. Ramailah orang-orang memberikan dukungan &#8211; yang mungkin hanya 5 detik proses mendukungnya &#8211; pada berbagai kasus yang menggelikan, seperti misalnya kasus pencurian sendal yang terkenal itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Masyarakat dunia maya dapat dengan mudah mengutuk, memuji, mendukung, ataupun sekedar menyebarkan informasi yang bahkan belum tentu<em> shahih</em>. Pada awalnya memang, kebanyakan dari kita merasa terpanggil jiwa keadilannya. Ada hukum yang tidak adil, kita marah. Ada pejabat yang berkegiatan baik, kita puji. Ada penjahat yang berkegiatan baik, kita curiga (ha ha ha). Tapi, lama kelamaan, sadar atau tidak sadar, ada beberapa sikap yang terbentuk ketika kita banyak berinteraksi di maya melalui media sosial.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang paling kentara, adalah mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Kadang-kadang ada dari beberapa kawan saya yang menyebarkan informasi, hanya dengan membaca judul berita. Kacaunya, model berita jaman sekarang padahal udah semacam ini :</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter" title="lampu merah" src="http://dondanang.files.wordpress.com/2009/01/nyelampu-merah1.jpg?w=360&#038;h=203" alt="" width="360" height="203" /></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Penting pisan kan ?!</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian, kadang-kadang arus informasi yang mengalir di lingkaran sosial dunia maya terkadang terlalu deras. Twit seseorang terkadang ditujukan ke anu yang telah ngetwit sesuatu, yang ternyata berhubungan juga dengan perlakuan orang lain. Belum beres, eh ternyata kemarinnya si anu kan ini juga sama si itu. Terkadang saya heran dan tidak mengerti apa yang dibicarakan. Untungnya, sejak kecil saya diajarkan untuk bisa membedakan hal yang penting dan yang tidak penting. Hal yang tidak penting, pokoknya saya tidak penasaran!</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau tidak bijak, kelebihan-kelebihan yang ditawarkan era informasi berupa cepatnya informasi dan banyaknya berita bisa jadi blunder buat kita. Bisa-bisa, karena biasa mendapatkan informasi dengan cepat, kita cenderung jadi orang yang tidak sabaran. Bisa-bisa, karena banyak update informasi kita cenderung jadi orang yang ingin tahu hal yang tidak perlu kita ketahui. Bisa jadi, fokus kita buyar, karena terlalu banyak hal yang ingin kita ketahui.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal, saya sendiri diajarkan dari kecil bahwa hidup itu mesti sabar dan fokus. Tapi bukan berarti lambat seperti peribahasa <em>Alon-alon asal klakon</em>. Bergerak harus tetap cepat, tetapi tidak <em>grasak-grusuk.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sabar, dan fokus. Itulah jalan yang akan saya susuri dalam beberapa tahun ke depan. Hanya mencoba sesuatu terobosan pada waktunya. Hanya akan fokus pada hal yang saya kerjakan. Hanya akan fokus pada peluang-peluang yang ada. Hanya akan fokus pada mempelajari hal yang penting. Hanya akan fokus pada bisikan-bisikan bimbingan dari yang Maha Kuasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat saya belum tentu benar, yang tidak setuju silakan memberi pencerahan! he he</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=691&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/08/serba-cepat-dan-serba-buyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dondanang.files.wordpress.com/2009/01/nyelampu-merah1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lampu merah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakai Jasa Lokal</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/05/pakai-jasa-lokal/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/05/pakai-jasa-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 15:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[ringan..]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang hidupku.]]></category>
		<category><![CDATA[dhl]]></category>
		<category><![CDATA[dokumen]]></category>
		<category><![CDATA[ems]]></category>
		<category><![CDATA[kantor pos]]></category>
		<category><![CDATA[kurir]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[norway]]></category>
		<category><![CDATA[pos indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[register]]></category>
		<category><![CDATA[sweden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=686</guid>
		<description><![CDATA[Tadi sore, saya hendak mengirim tiga dokumen ke luar negeri. Dua ke norwegia, satu ke swedia. Di Bandung sendiri, ada beberapa layanan untuk mengirim dokumen seperti itu. Beberapa kawan saya sendiri merekomendasikan pengiriman dokumen dengan jasa DHL. DHL ini adalah kurir surat-menyurat yang paling besar, dan sangat terkenal. Setahu saya, ada jasa kurir yang lain <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/05/pakai-jasa-lokal/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=686&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tadi sore, saya hendak mengirim tiga dokumen ke luar negeri. Dua ke norwegia, satu ke swedia.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Bandung sendiri, ada beberapa layanan untuk mengirim dokumen seperti itu. Beberapa kawan saya sendiri merekomendasikan pengiriman dokumen dengan jasa DHL. DHL ini adalah kurir surat-menyurat yang paling besar, dan sangat terkenal. Setahu saya, ada jasa kurir yang lain selain DHL itu. PT POS INDONESIA namanya. Tentu saja saya menanyakan mengapa mereka tidak mencoba mengirim melalui POS INDONESIA. Setelah mendengarkan pertanyaan itu, sontak kawan-kawan yang saya tanya tertawa. Saya juga ikut tertawa. Saat itu saya mendengar banyak hal lucu, &#8220;kalau keselip ntar gimana hayo?&#8221;, &#8220;ntar kalo ketumpahan kopi di kantor posnya gimana hayo?&#8221;, &#8220;kalo motor pak posnya dicuri, siapa yang mau ganti dokumennya?&#8221;, dan banyak hal-hal mencemaskan yang lain membuat saya bimbang. Bimbang ingin memutuskan dengan kurir lokal atau kurir asing.</p>
<p style="text-align:justify;">Mulailah alam bawah sadar saya membuat pertimbangan-pertimbangan psikis untuk memilih kurir pengiriman. &#8216; DHL vs POS INDONESIA&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sisi diri saya yang nasionalis bilang, lha masa sama jasa negeri sendiri gak percaya? mau jadi apa bangsa ini kalau rakyatnya sendiri gak percaya sama perusahaan milik negaranya sendiri. Toh, kalaupun pakai kurir asing yang menangani suratnya di sini pun pasti orang lokal juga kan?</p>
<p style="text-align:justify;">Secara batin, saya pun manggut-manggut mengiyakan argumen dari si nasionalis itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, kubu lawan pro DHL pun kembali mengingatkan kembali argumen kawan-kawan saya. &#8216;Kalo telat dokumennya, gimana hayo? masak iya gagal hanya karena urusan dokumen?&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikit muncul rasa cemas di diri saya. Kalau tidak sampai gimana? Kalau dokumennya jatuh di tengah jalan gimana? Berbagai pikiran buruk pun muncul di pikiran saya. Saya pun semakin cenderung untuk memilih DHL untuk kurir saya. Di saat otak saya hampir memutuskan untuk memilih DHL, ternyata sosok otak logika saya muncul. Dia memunculkan pertanyaan,</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;ini 2012. memangnya masih ada kasus dokumen tidak sampai?&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;bukannya batas waktu penerimaan dokumennya masih lama?&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;fasilitas POS INDONESIA juga tidak kalah kan sebenarnya?&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;Bukannya sudah waktunya percaya pada jasa kurir nasional?&#8217;</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan dari logika tersebut memunculkan sebuah pandangan baru. Bagaikan dewa dalam dunia pikiran, sosok logika langsung menumpas rasa cemas yang ada. Bagai nabi, sosok logika dapat &#8216;mengubah&#8217; kubu pro DHL menjadi pro nasionalis.</p>
<p style="text-align:justify;">Langsunglah saya kemudian menuju kantor pos, dan mengirimkan dokumen. Alhamdulillah, mbak-mbaknya baik, dan menawarkan dua paket yang berbeda. &#8216;Mau yang mana mas, EMS atau register?&#8217;. Jelas, saya pun bingung. Ternyata mengirim dokumen pun bisa dibeda-bedakan. Yang satu cukup 3-5 hari, sementara yang register bisa memakan waktu 1-2 minggu. Yang satu harganya melangit (750ribu), sementara yang register cukup 130ribu saja. Yang satu bisa dilacak di banyak titik hingga lokasi pengiriman, sementara yang register hanya bisa diketahui jika dokumen telah sampai bandara soekarno-hatta.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya pikir, mau tiga minggu baru sampai pun saya masih bersyukur. Lagipula mbak pos bilang 2 minggu pasti sampai. Seakan terhipnotis oleh sorot mata mbak pos, saya pun memilih paket yang murah. Kemudian si mbak pos bilang, &#8220;Dokumennya penting ga mas? Kalau penting pake EMS saja..&#8221;, seakan ingin membuat saya mengeluarkan biaya lebih banyak.  Saya jawab, &#8220;Kalau tidak penting ngapain saya kirim mbak!! tapi paket register saja sudah cukup.&#8221; (padahal ga ada duit lebih di dompet.. he he)</p>
<p style="text-align:justify;">Pengalaman saya di kantor pos cukup memuaskan, setidaknya hingga di front officenya. Tinggal menunggu performa kurir perjalanan yang akan membawa dokumen saya berikutnya. Kalau ternyata dokumen tidak sampai pada waktunya, saya akan minta pertanggungjawaban. Dimulai dari mencari mbak pos itu, untuk saya ajak kencan!! he he</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/686/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=686&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/05/pakai-jasa-lokal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Antusiasme</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/02/meningkatkan-antusiasme/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/02/meningkatkan-antusiasme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 11:24:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menggelitik.]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[antusiasme]]></category>
		<category><![CDATA[dokumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=682</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini saya beberapa kali ke instansi pemerintah ataupun sekedar ke petugas administrasi untuk mengurus dokumen. Kesan yang saya dapatkan kok selalu sama : mas-masnya (atau mbak-mbaknya) jutek! Entah memang pekerjaan petugas administrasi seperti di tata usaha dapat menyedot hawa antusiasme atau bagaimana, saya kurang memahami. Hari ini saya berencana untuk menerjemahkan sebuah dokumen <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/02/meningkatkan-antusiasme/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=682&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini saya beberapa kali ke instansi pemerintah ataupun sekedar ke petugas administrasi untuk mengurus dokumen. Kesan yang saya dapatkan kok selalu sama : mas-masnya (atau mbak-mbaknya) jutek!</p>
<p>Entah memang pekerjaan petugas administrasi seperti di tata usaha dapat menyedot hawa antusiasme atau bagaimana, saya kurang memahami. Hari ini saya berencana untuk menerjemahkan sebuah dokumen melalui penerjemah resmi. Saya heran, untuk menerjemahkan dokumen satu lembar saja kok sampai bisa tiga hari. Mana dengan biaya yang mahal pula. Karena sudah cukup gemes juga melihat administrasi yang seolah secara tidak langsung berbicara &#8216;kalo bisa dibuat lama kok dipercepat&#8217;, akhirnya saya bilang ke petugasnya :</p>
<p>&#8221; Pak, kalo saya bisa bantu kerjakan, sini saya kerjakan dokumennya. Setengah jam juga bisa beres.&#8221;</p>
<p>Mas-mas tersebut menjawab dengan senang hati (entah senang karena tawaran saya, atau senang karena di halaman facebooknya ada sesuatu yang menyenangkan) :</p>
<p>&#8221; Oh, boleh mas, kalau mendesak, nanti biayanya kami potong sekian puluh ribu. Mas bayar biaya administrasinya saja.&#8221;</p>
<p>Wah, mestinya saya digaji kalo begini, batin saya. Masa bodo ah, yang penting dokumen beres hari ini. Akhirnya saya menerjemahkan dokumen tersebut selama kira-kira empat puluh menit. Ya lumayan lah, meleset sepuluh menit saja dari perkiraan. Setelah saya print, dan dokumen itu saya berikan ke bapak petugas itu untuk kemudian diberikan ke kepala bagiannya untuk dicek lagi.</p>
<p>Betapa terkejutnya saya melihat lembar terjemahan saya dicorat-coret oleh kepala bagian adminstrasi itu. &#8221; Yang ini, ini, ini masih perlu direvisi mas, diganti sedikit saja. Baru nanti kami cap.&#8221;</p>
<p>Wah ternyata bukan dosen pembimbing saja yang doyan corat-coret kertas. Dengan mangut-mangut, saya melakukan sedikit revisi untuk dokumen itu. Syukurlah setelah sedikit revisi itu, saya langsung mendapatkan cap dokumen terjemahan resmi. Dengan biaya korting pokoknya, wong saya yang mengerjakan kok! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sempat juga terpikir, bagaimana meningkatkan produktivitas pegawai administrasi ya? apakah mesti seperti diktator : semua dokumen yang masuk di hari itu mesti selesai hari itu juga? apa mesti dibuat kompetisi : hingga siapa yang paling banyak mengurus dokumen mendapatkan hadiah? atau cara sosialis :  TV dan internet (facebook) dihilangkan biar bisa fokus bekerja?</p>
<p>wah setelah saya pikir-pikir, solusi itu susah banget diterapkan untuk PNS, wong cepet nggak cepet mengurus administrasi, sama aja kok reward dan gajinya!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/682/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/682/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=682&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2012/01/02/meningkatkan-antusiasme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ready to believe in good</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/30/ready-to-believe-in-good/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/30/ready-to-believe-in-good/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 15:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[ringan..]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya mengurus legalisasi fotokopi paspor. Tidak ada yang spesial sebenarnya dalam mengurus dokumen tersebut, karena proses di kantor imigrasi Bandung untuk dokumen tersebut kurang dari lima belas menit. Hanya saja, di awal proses mengajukan dokumen itu, saya sedikit manyun ketika mesti menunggu dicuekin penjaga counter informasi yang lagi ngobrol-ngobrol ama kawannya. <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/30/ready-to-believe-in-good/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=679&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya mengurus legalisasi fotokopi paspor. Tidak ada yang spesial sebenarnya dalam mengurus dokumen tersebut, karena proses di kantor imigrasi Bandung untuk dokumen tersebut kurang dari lima belas menit.</p>
<p>Hanya saja, di awal proses mengajukan dokumen itu, saya sedikit manyun ketika mesti menunggu dicuekin penjaga counter informasi yang lagi ngobrol-ngobrol ama kawannya.</p>
<p>Saya juga sedikit malas ketika harus melengkapi persyaratan-persyaratan yang disebutkan oleh mbak-mbak imigrasi yang cantik tapi jutek.</p>
<p>Saya hanya bisa geleng-geleng ketika ibu-ibu kantin menunjukkan tempat fotokopian seraya mengusir. Mungkin tadinya saya dikira mau makan, tapi ternyata bukan.</p>
<p>Saya kira saya akan menjalani hari yang buruk, saya seolah menghadapi interaksi lingkungan yang sangat tidak nyaman di salah satu sudut kota bandung itu.</p>
<p>Saya putuskan untuk minum es kelapa muda dulu, siapa tau penat di kepala bisa hilang.</p>
<p>Ternyata segarnya es kelapa hanya sampai di badan saja, sementara kepala masih panas.</p>
<p>Saat hendak membayar, tanpa sadar uang pecahan 100 ribu di kantong jatuh. Mas-mas penjual lah yang mengingatkan saya untuk mengambil uang itu.</p>
<p>Kepala yang asalnya cukup penat, menjadi sedikit lega, ternyata masih ada orang baik di jalan.</p>
<p>Perjalanan berlanjut, lagi-lagi saya bertemu orang ramah di tempat print dokumen. Dia bilang, tidak usah bayar uang print, karena belum ada kembalian. Padahal jumlahnya lima ribu rupiah, lumayan cukup untuk satu porsi makanan sederhana.</p>
<p>Tentu saya akan kembali lagi untuk membayar uang tersebut, setelah mendapatkan pecahan uang.</p>
<p>Kepala saya pun semakin lega, percaya bahwa masih banyak orang yang percaya akan kebaikan di kota ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/679/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=679&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/30/ready-to-believe-in-good/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalan tidak biasa</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/23/jalan-tidak-biasa/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/23/jalan-tidak-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 17:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang hidupku.]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=676</guid>
		<description><![CDATA[Udah sekitar seminggu, sampai dua minggu ini saya melewati rute pulang yang teratur. Dari kampus, pulang malam, untuk kemudian sampai rumah saat orang-orang di rumah biasanya sudah tidur. Dari kampus, biasanya saya naik angkot sampai terminal gunung batu, untuk dilanjutkan jalan kaki kira-kira lima belas menit. Nah, bagian jalan kaki ini yang bikin saya merasa <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/23/jalan-tidak-biasa/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=676&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Udah sekitar seminggu, sampai dua minggu ini saya melewati rute pulang yang teratur. Dari kampus, pulang malam, untuk kemudian sampai rumah saat orang-orang di rumah biasanya sudah tidur. Dari kampus, biasanya saya naik angkot sampai terminal gunung batu, untuk dilanjutkan jalan kaki kira-kira lima belas menit.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, bagian jalan kaki ini yang bikin saya merasa agak aneh. Biasanya saya jalan kaki dari terminal gunung batu, untuk sampai ke rumah. Ada jalan yang biasa saya lewati kalau saya pulang larut malam. Jalan yang biasa saya lewati itu, lumayan besar dan mendapatkan penerangan yang cukup. Tapi, dalam beberapa waktu belakangan ini, saya memilih jalan yang berbelok-belok dan melewati gang-gang yang kecil. Dengan melewati jalan itu, saya dapat sampai di rumah dengan waktu kira-kira lima belas menit, yang sebenarnya lebih lama dibandingkan melewati jalan yang besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan dimulai dengan masuk melalui gang sempit, yang dipinggirnya banyak corat-coretan dengan menggunakan pilox. Tak jauh dari jalan keluar di gang itu, terdapat &#8216;tempat tinggal&#8217; seorang sepuh yang biasa tertunduk lesu di pintu masuk gang itu ketika siang hari. Tempat tinggal itu mungkin luasnya hanya 2&#215;2 meter. Saya bisa simpulkan tempat tinggalnya hanya digunakan untuk tempat tidur saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah keluar dari gang, saya menemui sebuah pertigaan. Di tempat ini, kalau belum terlalu larut malam kadang-kadang saya bisa liat sekumpulan orang tua sedang nongkrong-nongkrong. Kalau udah larut malem, biasanya tempat ini akan sepi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya kalau saya masuk melalui gang lain yang letaknya tak jauh dari tempat itu, saya dapat menemui tempat yang ramai dengan cewek-cewek. Biasanya mereka berdandan dengan pakaian yang warnanya &#8216;nabrak&#8217;, tak lupa dengan celana hotpants. Entah maksudnya apa. Yang pasti, kehadiran mereka semakin saya sadari akibat info dari ogit kawan saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di satu titik akan ada sebuah pos satpam di tempat keluar gang itu. Pos satpam itu seperti pos pada umumnya, yang berwarna hijau plus ada kentungan yang digantung. Di situ, ada pak satpam yang entah kenapa saat saya datang, entah jam 11, jam 12, atau jam 1 pun sedang jongkok dan asik memegang rokok kretek djisamsoe yang sedang mengebul.</p>
<p style="text-align:justify;">Melewati pos itu, kemudian saya memasuki sebuah komplek yang lumayan besar. Di sini ada mesjid, tidak terlalu besar sih. Tapi saat saya lewati mesjid itu, isi mesjid itu akan selalu gelap di dalamnya. Isi mesjid itu bisa terlihat remang-remang dengan bantuan lampu jalan yang menyilaukan mata.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian saya menelusuri jalan lagi, untuk kemudian memasuki gang. Di belokan gang itu, biasanya ada sekumpulan pemuda yang sedang nongkrong, membentuk lingkaran, untuk membicarakan hal-hal yang terjadi di keseharian mereka. Biasanya sih sambil merokok sampoerna mild. Kalo saya perhatikan lebih dekat, pusat lingkaran tempat mereka berkumpul, akan penuh dengan air ludah, akibat tak kuat menahan rasa pahit yang ada di mulut ketika menghirup rokok.</p>
<p style="text-align:justify;">Memasuki gang, saya akan melewati lagi sebuah komplek yang memiliki jalan sangat sempit, tapi cukup untuk jalan motor. Di siang hari, biasanya akan banyak anak-anak yang mengerumuni pedagang mainan ataupun makanan ringan. Tapi, di malam hari hanya akan ada pagar tertutup disertai terang lampu kuning dari lampu bohlam. Kadang-kadang kalau beruntung saya bisa melihat muda mudi sedang pacaran di sebuah bangku di teras warung yang sudah tutup.</p>
<p style="text-align:justify;">Keluar dari gang itu, akan ada sebuah jalan besar sebagai akses menuju akademi gizi. Tapi untuk saya, jalan itu hanyalah jalan untuk memotong ke perjalanan saya selanjutnya menuju sebuah gang sempit lagi yang menuju ke sebuah kuburan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kuburan itu, suasananya sangat gelap gulita. Di siang hari mungkin saya akan menyadari tulisan &#8216;ingatlah besok kita akan mati&#8217;, ataupun sebuah blok kuburan yang dipagari, yang menandakan bahwa blok itu adalah blok kuburan keluarga. Di siang hari juga, saya akan dapat dengan mudah melihat jalan setapak yang di sisi-sisinya terdapat ratusan batu nisan dan gundukan tanah kuburan. Jika diikuti, jalan setapak itu akan berujung pada sebuah jalan menurun.</p>
<p style="text-align:justify;">Di turunan ini, terbentuk tangga yang dibuat dengan semen, meskipun sebagian besar dari anak tangga itu sudah hancur, menyisakan tanah-tanah basah yang licin. Untung saja di pinggir-pinggir turunan itu ada pagar bambu yang dapat dijadikan pegangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah melalui turunan, akan ada dua petak sawah kecil di kiri kanan jalan setapak itu. Melihat ke depan, akan terlihat penerangan dari rumah yang terletak di sisi jauh jalan. Untuk mencapai rumah itu, saya harus menaiki anak tangga yang untungnya masih bagus.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat melewati jalan itu di siang hari, saya tidak pernah mengalami hal yang aneh, kecuali bunyi discharge listrik yang berasal dari tiang listrik usang. Namun, ketika saya melewati jalan itu di malam hari, banyak hal menarik yang saya dapatkan. Yang paling saya rasakan adalah jalan yang sangat gelap. Jika beruntung, saya dapat melihat jalan remang-remang dengan bantuan terang bulan purnama. Namun, hal yang sering terjadi saya harus berjalan sangat pelan dan berhati-hati untuk memastikan pijakan. Kadang-kadang saya pake bantuan lampu dari layar HP untuk melihat pijakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat ke kiri dan ke kanan, saya dapat melihat siluet pohon-pohon, yang kadang -kadang terdapat juga sebuah siluet makhluk lain yang muncul dengan sangat singkat.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap tiga dan empat langkah, wajah saya selalu tersangkut dengan semacam benang, yang pada awalnya saya pikir adalah jaring laba-laba. Namun dengan semakin seringnya saya tersangkut di malam hari, saya mulai meragukan bahwa benang itu adalah jaring laba-laba.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sempat berhenti di dekat tiang listrik, untuk mendengarkan bunyi discharge. Tapi pada malam hari, bunyi discharge itu jarang saya dengar.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sempat hampir terpeleset di jalan turun, untung masih selamat akibat berpegangan pada pagar bambu.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu melewati turunan itu, saya tinggal menaiki tangga di sisi jauh jalan untuk mencapai jalan besar. Saat telah menaiki tangga tersebut, artinya saya sudah dekat dengan rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sendiri heran mengapa saya selalu mengambil jalan yang sama sekali tidak nyaman tersebut. Entah mengapa pengalaman dari jalan yang tidak biasa itu, mampu untuk menarik saya terus menerus untuk terus melangkah di jalan itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/676/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=676&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/12/23/jalan-tidak-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menampar Jiwa</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/11/29/menampar-jiwa/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/11/29/menampar-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 20:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menggelitik.]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[topeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Sering ga sih, kita bangun di pagi hari. Menampar jiwa kita sendiri karena banyaknya kesalahan yang pernah kita buat. Menampar jiwa karena menjadi diri yang lemah, padahal masih banyak orang yang menguatkan diri dengan keadaan yang memaksanya untuk menjadi lemah. Kemudian, setelah menampar diri dan menyadari kelemahan diri kita sendiri sambil mencoba untuk beranjak dari <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/11/29/menampar-jiwa/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=668&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sering ga sih, kita bangun di pagi hari. Menampar jiwa kita sendiri karena banyaknya kesalahan yang pernah kita buat. Menampar jiwa karena menjadi diri yang lemah, padahal masih banyak orang yang menguatkan diri dengan keadaan yang memaksanya untuk menjadi lemah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian, setelah menampar diri dan menyadari kelemahan diri kita sendiri sambil mencoba untuk beranjak dari tempat tidur, selanjutnya kita mencoba untuk bercermin. Wajah di cermin sebenarnya tidak terlalu buruk, rupawan mungkin bisa dikatakan untuk sebagian orang. Tapi entah kenapa, ada topeng yang sangat jelek tergantung di figura cermin itu, dan kita memutuskan untuk menggunakannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Topeng ini cukup aneh, dia bisa mengubah kepribadian. Bukan ke arah baik, namun sesuai dengan penampilan topeng tersebut. Dia membuat kita merasa tinggi dengan merendahkan makhluk-makhluk yang lain. Dia membuat kita tenang saat kita memutuskan sebuah kekeliruan, di saat ada kekeliruan orang lain yang lebih besar. Dia membuat kita tenang saat kita mundur ketakutan, merasa bahwa mundur itu adalah pilihan yang sangat strategis. Dia membuat kita menyusuri jalan yang mudah, padahal jalan yang terjal adalah jalan yang semestinya kita tempuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Topeng itu membuat tamparan jiwa di pagi hari menjadi sia-sia. Semua tamparan untuk membuat jiwa menjadi kuat, seolah terlupa karena pemakaian topeng yang tidak cantik itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tanpa sadar, hari pun berlalu dengan topeng itu, dan tiba waktunya untuk menutup hari. Topeng itu masih melekat di wajah dan masih dipakai untuk menemani waktu istirahat di sunyi malam.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin hanya sekedip, tak terasa hari yang baru telah dimulai, dan badan pun harus sudah beranjak dari tempat tidur. Melihat sekeliling, terlihat di figura cermin ada topeng jelek yang tergantung. Tanpa sadar topeng di wajah pun ternyata sudah tergantung di figura cermin itu, entah bagaimana caranya. Itu adalah topeng yang sama yang digunakan pada tempo hari. Topeng yang tanpa sadar sudah digunakan selama bertahun-tahun, dan kini sudah terlihat sangat jelek. Entah kenapa topeng itu pernah singgah di figura cermin itu. Entah kenapa juga ada saja yang menggantung topeng itu di sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat topeng itu terlihat sangat jelek, seperti sekarang, adalah waktu yang tepat untuk menampar jiwa. Mungkin, bukan hanya untuk menampar jiwa saja, tapi juga untuk membuang topeng usang itu. Entah kenapa topeng itu dipakai hingga bertahun-tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Diri pun beranjak, ingin rasanya membuang topeng itu. Tapi entah kenapa, saat bercermin, terlihat ada topeng yang sangat jelek tergantung di figura cermin itu, dan kita memutuskan untuk menggunakannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/668/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/668/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=668&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/11/29/menampar-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Institutionalized</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/10/10/institutionalized/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/10/10/institutionalized/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 17:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menggelitik.]]></category>
		<category><![CDATA[institutionalized]]></category>
		<category><![CDATA[itb]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[plaza widya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[&#8220; These walls are funny. First you hate &#8216;em, then you get used to &#8216;em. Enough time passes, you get so you depend on them. That&#8217;s institutionalized.  &#8221; Red, Shawshank Redemption. &#8212; Lucky enough, i managed to complete my study in one of the most prestigious institution in Indonesia. After four years of study, including a <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/10/10/institutionalized/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=660&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&#8220; These walls are funny. First you hate &#8216;em, then you get used to &#8216;em. Enough time passes, you get so you depend on them. That&#8217;s institutionalized.  &#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Red, Shawshank Redemption.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Lucky enough, i managed to complete my study in one of the most prestigious institution in Indonesia. After four years of study, including a lot of exams, organization activities, and campus talks : finally i feel really grateful and must admit how much i love that place.</p>
<p style="text-align:justify;">Living in an intelligent and savvy environment, while  also nurtured by my parents nearby, really gives me an exceptional four year. Generation chief of an student unit, committee division chief, writer of a magazine, director of a mini market, and a lot another mesmerizing and disheartening experience that i through in last four are really unforgetable.</p>
<p style="text-align:justify;">However, i feel that this institution have became a sort of institution that makes me become something else : an institutionalized man. In this case, a person who came from my institution, typically will pursue a career as multinational company employee (sorry i don&#8217;t include any data about this. this is merely based on my own observation and talks in my campus, but you can google : those facts are real <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p style="text-align:justify;">Becoming an employee itself is not bad, they have facilities, a lot of learning experience, and of course salary <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .  But, as one of the most prestigious institution with a lot of history and influence in last few decades, i think we have to expect something more. I personally think that &#8216;the institution&#8217; have to be a symbol that will shake its student to look at the problems neighboring them.</p>
<p style="text-align:justify;">Furthermore, i believe that we cannot solve a lot problems around us by becoming an multinational company&#8217;s employee. Okay, maybe we can solve our own &amp; families problems,  but i am certain that we cannot give huge impact to society while working as employee in a corporation.</p>
<p style="text-align:justify;">In a simple word i can say that my institution way of educating its student is like this</p>
<p style="text-align:justify;">student -&gt; institution -&gt; fresh graduate ready for industry.</p>
<p style="text-align:justify;">I am convinced that this way of education is not the way of education of my institution in mid-70&#8242;s-80&#8242;s. Back then, failed in a subject is quite common, and students take more time to explore themselves in the institution : creating a start-up corporation, active in a party, or even actively doing science research. So, after those student graduated from so-called institution, some of them already know what they will pursue in life.</p>
<p style="text-align:justify;">Right now, there&#8217;s too much pressure to complete education. We have to complete study in six year. Those rules really squeeze a lot of students extracurricular activities. As a result, students tend to avoid an extra activities, means they will pass the opportunity to hone their communication, organization, and people skills. While in the other hand, not all students have the people skills necessary when they started their study in university. It is the institution&#8217;s task to enhance their skills, both in our outside of the class.</p>
<p style="text-align:justify;">In the other hand, this institution managed to produce a lot of amazing person, they are world/local champions in business plan competition, robot competition, etc. That proves that even a decent person can sparks in an indecent environment.</p>
<p style="text-align:justify;">Obviously, this institution need to improve from an indecent institution to an institution that escalates an ordinary person to a impact creator. The rector have a very-very heavy task. The institution must be the home of society that, in that place, boost its student capability like what was written on plaza widya nusantara.</p>
<blockquote><p><em>This place was named “Plaza Widya Nusantara” ,</em></p>
<p><em>so that this campus will be a place where people gain knowledge, learn about science, art and technology.</em></p>
<p><em>so that this campus will be a place to ask, and there should be answered.</em></p>
<p>so that its campus life is to build character and personality.</p>
<p>so that its alumni not only be the pioneer of development, but also the pioneer of national unity.</p>
<p><em>Bandung, December 28th 1996</em></p>
<p><em>Prof. Wiranto Arismunandar</em></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=660&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/10/10/institutionalized/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wish on hold</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/06/05/wish-on-hold/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/06/05/wish-on-hold/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 11:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang hidupku.]]></category>
		<category><![CDATA[contemplation]]></category>
		<category><![CDATA[god]]></category>
		<category><![CDATA[wisdom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Who am i to wish? Who am i to decide what to do with my life? Who am i dreaming to have millions of money or a fancy chevy ride? I am born with love to learn a lot of fear to see sick civilization structure, fueled with greed and ego; where wealth deprived from the <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/06/05/wish-on-hold/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=650&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Who am i to wish?</p>
<p>Who am i to decide what to do with my life?</p>
<p>Who am i dreaming to have millions of money or a fancy chevy ride?</p>
<p>I am born with love to learn a lot of fear</p>
<p>to see sick civilization structure, fueled with greed and ego; where wealth deprived from the poor</p>
<p>to see that our generation is too scared to grow up; they become apathetic, consumtive, and so mundane</p>
<p>to see that we&#8217;re terrified to realize that our world is wounded.</p>
<p>Bustling myself, struggling with my own thought, i believe i have to put all my wish on hold. It&#8217;s time to rejuvenate our world, our debt to god.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/650/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=650&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/06/05/wish-on-hold/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Our Freedom</title>
		<link>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/03/23/our-freedom/</link>
		<comments>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/03/23/our-freedom/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 21:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmo4th</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berat!]]></category>
		<category><![CDATA[contemplation]]></category>
		<category><![CDATA[god]]></category>
		<category><![CDATA[wisdom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestiatmo.wordpress.com/2011/03/23/our-freedom/</guid>
		<description><![CDATA[i believe that god exist and eternal, of kind of creator and almighty. i never in doubt of him, i always love his blessing, i never twist my believe on him, even when he jeopardize my life. i always believe that he will always be here, to make my wish come true. i never think <a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2011/03/23/our-freedom/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=647&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>i believe that god exist and eternal, of kind of creator and almighty. i never in doubt of him, i always love his blessing, i never twist my believe on him, even when he jeopardize my life.</p>
<p>i always believe that he will always be here, to make my wish come true.<br />
i never think desperation because of him, because with a single prayer, we can slay those desperation, and uprise through to regain optimism.</p>
<p>i also believe that it will always impossible to reason his presence in which he take away our tribulation. when we just contemplate his kindness that we cannot reach, it even makes us accept him as the true one.</p>
<p>our limitation in knowing him, somehow become our only source of faith, and we just have to express gratitude in order to feel the true happiness.</p>
<p>because of that, i will always pray to god, and believe that i already regain his grace, eventhough i haven&#8217;t realize whether i already got his reward.</p>
<p>humanity is all about freedom. thus, our freedom, is our start to think about him.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lestiatmo.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lestiatmo.wordpress.com/647/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lestiatmo.wordpress.com&amp;blog=1342704&amp;post=647&amp;subd=lestiatmo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lestiatmo.wordpress.com/2011/03/23/our-freedom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f48de506258bf8afab9d02a9ba646d3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">atmo4th</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
