h1

Sakit.. Versi Kebanyakan Mengeluh

Juli 6, 2009

Kali ini saya akan mengundang pembaca sekalian untuk mendalami salah satu azab dunia yang paling perih menurut saya, yaitu diare akut!!!

Diare sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh ‘kemarahan’ usus yang diakibatkan oleh infeksi pada saluran pencernaan.. Kalau usus udah marah, maka usus akan mengeluarkan cairan yang lebay, eksesif, dan frekuentif : yang akhirnya berujung pada feses yang cair *ya istilah lainnya mencret.. haha susah banget bikin halus bahasa*

Saya adalah salah satu orang yang beruntung bisa mencicipi rasanya kehilangan ‘kehidupan’, dengan pergi ke toilet setidaknya 20 menit sekali, dengan kira-kira 10-15 menit nongkrong di toilet, selama kurang lebih ENAM JAM!!!

Mungkin kelihatannya sederhana ya, tinggal pergi ke toilet aja.. tapi kenyataannya enggak!!! Setiap pergi ke toilet, kamu pasti merasakan belitan, garukan, lilitan perih pada perut. Selagi nongkrong, belum tentu penderitaan kita bakal beres, kawan.. Biasanya saat-saat nongkrong merupakan momen yang cukup indah kan? Tapi kalo lagi sakit, enggak. Setiap momen kamu berusaha ngeluarin cairan yang lebay dari usus, alias moncor, itu merupakan tambahan penderitaan aja bagi kamu.

Broot, nyuuut, broot, nyuut… arghhhh…

Argggh? …. ahhh. *menyeka keringat, tersenyum lega*

Setelah itu, bisa saja setelah si cairan moncor dari usus, dan kita telah merasa menang terhadap penyakit ini dan rasa sakit sudah mereda,, kita berdiri sebentar.. eh! Sakitnya muncul lagi dong.. hahaha.. Inilah siksaan puncak dari penyakit ini. Sensasi dari siksaan berulang-ulang yang ditimbulkan oleh penyakit ini bener-bener luar biasa dan exceptional.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah”, bunyi dari toilet…

Singkat cerita *ya iyalah, masa mau diterusin di bagian moncornya, kan jijik* saya sebagai insan akademis berusaha mencari solusi untuk menghadapi penyakit ini.

Hal yang pertama dilakukan, tentu saja berdasarkan pengalaman.. terakhir kali saya sakit mencret gini itu saat SMP. Waktu itu sih sakitnya enggak separah yang sekarang, tapi dulu inget banget kalau saya bisa sembuh dengan makan soto!!! Walhasil, saya cari tukang soto terdekat dari kampus *penyakit laknat ini memuncak pas di kampus*

Nafsu makan saya yang hilang akibat penyakit ini sempat mengurungkan niat saya untuk makan, tapi kepercayaan saya pada pengalaman membuat saya terpaksa makan soto, dimulai dengan berjalan menuju daerah luar kampus, dan percayalah kawan… setiap langkah yang kuambil merupakan penderitaan yang sangat berat, coba aja, mulai dari menahan perih yang ada, menahan lubang agar nutup terus, mengatur langkah kaki, sampai terus menahan muka sok kuat!!!

Akhirnya, aku berhasil sampai tempat makan, dan berhasil makan… walaupun tanpa nafsu sama sekali… benar-benar seperti babak bonus penderitaan setelah moncor berulang-ulang… setiap suapan benar-benar seperti akan langsung keluar dari lubang bawah.

Setelah makan, ternyata perut, pikiran, dan tenaga makin kacau.. perut isinya ingin keluar semua.. badan jadi lemes karena cairan keluar terus.. selain itu kebanyakan gaul dengan toilet membuat otak gak jalan. Teringat ada undangan dari sebuah forum di kampus, namun tubuh berkata lain sehingga nampaknya keberadaanku di forum itu juga takkan berguna, kuputuskan untuk pulang dengan mewakilkan saja keterwakilanku yang mewakili lembagaku di sana. *nah lo… pusing ga bacanya?*

Untungnya, bisa pulang bareng my older brother, disupirin… hahaaa.. senangnya…

Eh, gak senang juga sih, segalanya makin kacau di perjalanan, karena isi perutku dikocok-kocok, membuat perasaanku semakin lemah untuk menahan suatu lubang untuk terus menutup, sementara tubuh dehidrasi akibat cairan yang terus menerus keluar.

Sampai rumah, ku langsung lari terbirit-birit menuju toilet, dan mengeluarkan seluruh isi perut yang ada.. namun kali ini bukan hanya dari lubang bawah, tapi juga dari lubang atas!!!! Hweek… ternyata setelah dilihat.. masih ada soto yang baru dimakan tadi, dengan telur-telurnya yang masih utuh, nasi-nasinya, daging-dagingnya, bahkan kuahnya!!! Hanya saja, sekarang udah ditambah HCl, dan gumpalan biru aneh yang kuyakin ini dia penyebab mencretnya. Yakin deh, kalo semua itu dimuntahin di mangkok, mangkoknya bakal penuh, bahkan bakal tumpah..

Setelah itu, aneh bin ajaib, tubuhku langsung segar, dan sakit perut pun sirna. Mumpung lagi bisa mikir, kucoba lacak balik apa yang bikin aku sakit perut.. OIYA!!!

Udah dua hari gak pulang… jadinya selalu makan diluar, dan pastinya karena makan diluar, maka saya makan sambel-an melulu!!! Sebenarnya sih belum terlalu sakit.. baru kerucuk-kerucuk mencret ringan. Nah, giliran kebagian pulang, pulang pas dinihari. Cek kulkas.. eits ada susu!!! Gak peduli perut lagi kriuk-kriuk, susu dihantam saja. Jelas lah si perut ini makin kriuk-kriuk.. Cek kulkas lagi.. ada minuman soda warna biru! Menarik sekali, dihantam pula lah minuman itu.. nikmat sekali di kala itu, dan saya pun tidur dengan tenang di kala subuh.

Bangun-bangun, sudah cukup siang, cek kulkas lagi : melihat susu kental manis.

Kumasukkan es batu ke dalam gelas, campur susu kental manis, campur minuman soda biru. Nikmat sekali di kala itu. Akupun bersiap, dan kemudian ngampus lagi. Sampai kampus, sempat main kartu sebentar, tapi perut kacau… dan BOOM.

Kutemukanlah penyebab penyakitku ini.

Tidak pernah baik mencampur hal-hal yang dapat menggumpal dalam perut dalam keadaan tidak fit. Bisa membuat usus marah. Sambel, Susu, Soda,… ? Coba pikir lagi nak. Lain kali enggak lagi deh, ya ga usah banyak-banyak.

Ya sudah, berhasil menemukan penyebab penyakit dan juga melewati hari penuh penderitaan, aku mencoba untuk tidur.. eh sebentar, coba dulu ah : Cek kulkas.. Wah, ada durian monthong!!! Hahaha, saya merasa langsung berjaya, kusantap dua buah, puas banget. Nikmat sekali di kala itu, dan akhirnya aku bisa tidur dengan tenang.

Namun, dua jam kemudian aku terbangun, badan sakit sekali, dehidrasi berlebihan… dengan sakitnya berusaha mencari air minum,, cek dispenser : habis. Terdapat air botolan yang tinggal sedikit, tak apa-apa lah yang penting aku minum. Cek kulkas? Kapok. Kulkas sudah memberi banyak derita untukku dalam beberapa hari terakhir, tapi aku tahu aku harus minum karena tubuh sudah terasa sangat sakit. Cek kulkas : ada duren, dan saya berkata, “fu** duren!!”. Ternyata memang tidak ada air putih, hanya barang-barang nikmat saja yang ada di sana.

Terpaksa aku memasak air, setelah itu aku campur dengan es.. ya lumayan lah bisa minum.. Nikmat sekali di kala itu, tubuhku kembali tenang dan akhirnya bisa tidur.

Setelah bangun, tubuhku terasa sakit sekali dan sulit untuk digerakkan, melihat HP, ada 7 pesan singkat. Ada yang meminta kehadiran, ada juga pesan pribadi, sampai curhatan operator. Kepada kerabat yang meminta kehadiran, apa mau dikata, badan ini sakit sekali, kubilang aku tidak bisa hadir… sehingga seharian aku di rumah, istirahat dengan perut yang udah sembuh tapi badan masih lemas.. singkat kata : akupun istirahat seharian dan tidur lagi.

Aku bangun lagi, kali ini badan segar, puji tuhan.. tapi sayangnya : kedua bahu nyut-nyutan… tulang belikatku seperti digaruk-garuk, sangat ngilu rasanya.. Setelah mencret, dehidrasi, aku ternyata masuk angin!!! Haha… Ya Tuhan, kapan penderitaan ini akan berakhir..?

Semoga besok keadaan membaik..

Tinggalkan sebuah Komentar