Arsip untuk Januari, 2008

h1

Menjadi anak kecil

Januari 31, 2008

Her : Les, jadi anak kecil lagi dong, lucu, hihihi..

Her : Sekarang mah udah kaya mas-mas..

Me : Waduh…

Jadi ingat cerita Dragon Ball GT, sewaktu Son Goku kembali menjadi anak kecil. Kebiasaan yang dilakukan oleh Son Goku sewaktu menjadi anak kecil tidaklah berubah, yakni berpetualang, bertarung, lalu makan. Tidak jauh bedanya kan dengan sewaktu Goku dewasa?

Nah, kalau diminta menjadi anak kecil lagi, tentunya saya akan menolak. Bukannya tidak ingin bersenang-senang [lagi], namun menjadi dewasa dan tua sudah merupakan bagian dari kehidupan kita. Lagipula, saya sudah menghabiskan masa bocah saya sesuai keinginan saya.

Hal yang terpenting, jalanilah bagian hidup kita sekarang ini sebaik mungkin, agar tidak menyesal di kemudian hari. Jadi,

biarlah bocah tersenyum, bersenang-senang, mengenal hal baru

remaja pacaran, berpesta ria, mencoba hal baru

orang dewasa menikah, berpusing-pusing, menambah pengalaman

orang tua beribadah, beristirahat tenang, berbagi pengalaman.

Me : Ya sudah, kalau begitu saya post aja foto saya sewaktu kecil, inilah foto saya sewaktu kecil..

Little Atmopawiro
h1

Farewell, Mr. Ex-President !

Januari 28, 2008

Sebagai manusia yang menghabiskan masa bocah di bawah kepemimpinan Pak Harto, saya tidak begitu mengerti apa yang telah dilakukan oleh Pak Harto. Kesan yang saya dapatkan sewaktu saya kecil tentang Pak Harto sangatlah buruk, yakni pemimpin korup yang didesak oleh mahasiswa [ rakyatnya sendiri ] untuk turun.

Setelah berkembang dewasa, saya menyadari bahwa dampak yang ditimbulkan oleh masa kepemimpinan Pak Harto sangatlah besar, baik yang berdampak positif maupun dampak yang menimbulkan banyak kontoversi.

Saya hanya bisa mendoakan semoga Pak Harto diterima di sisi-Nya, dan mendapatkan ganjaran yang sebanding dengan jasa dan perbuatannya kelak.

h1

[Tips SPMB SNMPTN UMPTN] Ketika ‘si malas’ datang

Januari 27, 2008

Sebagai follow-up dari tulisan saya sebelumnya Tips menghadapi SPMB, saya kembali menulis tips untuk teman-teman yang akan menghadapi SPMB.

Tentunya pembaca pernah mengalami hal seperti ini : Ketika sedang belajar, tiba-tiba muncul rasa malas. Ingin rasanya tiduran sebentar di kasur/sofa sambil menonton TV untuk istirahat. Sebenarnya hal ini manusiawi. Tetapi, kalau belajar belum lima menit sudah mau istirahat? Itu malas. Nah, ini dia kesalahan nomor satu.

1. 1. Jangan pernah belajar di tempat yang banyak gangguannya.

Jauhilah benda yang disebut sebagai TV, radio, kasur, tempat tidur dan sofa. Biasakan untuk belajar menggunakan meja belajar, ditunjang dengan suasana yang nyaman untuk belajar [beberapa orang nyaman untuk belajar di keadaan hening, namun ada yang efektif dengan musik klasik dll.], sehingga rasa malas pun sulit untuk datang. Contoh cara belajar yang bagus, yakni Yagami Light dari komik Death Note.

2. 2. Gunakan break, waktu istirahat

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daya konsentrasi maksimum manusia hanya bisa dipertahankan selama 16 menit. Setelah itu, daya konsentrasi manusia akan berkurang. Oleh karena itu, saya sarankan untuk melakukan break, bisa dengan musik, minum, ataupun peregangan. Jauhi TV ya, apalagi tempat tidur. Saya sarankan, break dilakukan setiap 40 menit belajar.

3. 3. Ketika malas sudah tidak bisa ditahan?

Ketika kepala kamu sudah benar-benar akan meledak, pikiranmu berteriak, itu pertanda kamu harus memanjakan pikiran kamu. Lakukan kegiatan favorit kamu, misalnya main bola, istirahatlah untuk satu hari. Bermain game boleh, tetapi jangan yang adiktif [jauhi dota dan mmorpg, hahaha…]. Toh, waktu kamu masih banyak kan? [apa yakin masih banyak?]

4. 4. Kalau malas terus?

Berubah dong. Ada banyak cara untuk menyiasati kemalasan. Salah satunya adalah dengan menggunakan ‘teori 5 menit’. Mulailah, paksa diri kamu untuk belajar 5 menit saja. Kalau mau terus, syukur… kalau mau berhenti juga tidak apa-apa. Tapi, kebanyakan orang cenderung untuk terus belajar.

Baby’s guide :

Sebenarnya, rasa malas dialami oleh semua orang. Ada orang yang bisa menyiasati kemalasan tersebut, namun ada orang yang terus terbuai oleh kemalasannya sendiri. Beberapa cara untuk menyiasati kemalasan :

  1. Ciptakan situasi lingkungan yang nyaman
  2. Pakai meja belajar!
  3. Jauhi TV, tempat tidur
  4. Istirahat, 5-7 menit setiap 40 menit

Tulisan yang satu tema :

Buku Strategi lulus SNMPTN SPMB UMPTN

Tips-tips menghadapi SMPB..

Ceritaku tentangku di SPMB

h1

No$Gba 2.6a released!

Januari 24, 2008

Langsung saja, link download no$gba 2.6a. [kamu bisa cari linknya di sini via rapidshare]

Juga NDS2xGL [http://echuu.byethost9.com/nds2x_25.zip] untuk memperbesar tampilan layar.

selamat bermain!

fitur baru :

23 January 2008 – version 2.6a
(faster 3d rendering, backup detect, rtc-irq, better texture interpolation,)
(perfectly accurate edge-marking, translucent-poly-id, shadow-poly support,)
(capture in vram display mode, debug gui/warnings, cpu/ipc/div/sqrt details)
- free-download: old no$gba v2.6 gaming version now free for everybody – enjoy
- debug/symbols: resize function for Alt+L symbol list window (saved in .ini)
- debug/internal: changed computer_id handling for compatibility with win vista
- nds/debug: allows nintendo to mis-use clipmtx_result for detecting their emu
- nds/debug: allows to override mis-declared-thumb-functions by crude $t labels
- nds/rtc: triggers IRQ when SI changes HI-to-LO (only when SI-IRQ is enabled)
- hll-version: demangles strange new “_ZN3txt3txtEii” and “_Z3txtii” type labels
- nds/gba/rcnt: allows to generate SI interrupts manually by toggling RCNT bits
- nds/gba/rcnt: internally memorizes rcnt-output bits (additionally to inputs)
- nds/rtc: passes rtc 1Hz/2Hz/4Hz/8Hz/16Hz or per-minute IRQ to rcnt SI input
- nds/3d: soft-speedup: uses clean 80286 shift opcodes (instead slow 80386 shrd)
- nds/3d: soft-speedup: new scaled side_clip_x allowed to re-remove pre_add_mask
- nds/3d: soft-speedup: scaled side_clip_x coords from 0..len to 0..7FFFFFFFh
- nds/3d: soft-accuracy: texture/color interpolation with variable pre_add_mask
- nds/details: emulates all newly discovered ipcfifo/div/sqrt technical details
- nds/help: added tech specs on div/sqrt (readonly results, start/stop timings)
- nds/help: added tech specs on ipcfifo (edge triggered, underrun, fifo-disable)
- nds/help: added user settings 076h (language mask) and header 01Dh (ique flag)
- nds/3d: soft-detail: edge-mark: recurses surrounding depth values (less only)
- nds/3d/help: added more technical notes on edge marking (depth and polygon_id)
- nds/a22i: auto generates chinese crc upon .fix directive (only if version=2)
- nds/help: added info on chinese title in icon/title region (addr/version/crc)
- cpu/internal: reduced 32bit test/and to 8bit (al/bl/cl/dl instead eax/ebx/etc)
- cpu/detail: emulates mis-aligned thumb bx/blx and arm bx/blx (with warning)
- cpu/detail: emulates mis-aligned rd=r15 in arm alu opcodes (thanks jonathan)
- nds/3d/help: added double-blended-edge-glitch (edge-marking plus anti-alias)
- nds/3d/help: added translucent-edge-glitch (edge-marking plus anti-aliasing)
- nds/backup: supports re-detection (games with faulty initial initialization)
- nds/backup: added bus-width auto detection (redirecting to new general types)
- nds/backup: added new types (3x general types) (and 1x sanyo, thanks flubba)
- nds/3d: soft-detail: edge-mark: handles edges at screen border (via clear_id)
- nds/3d: soft-detail: edge-mark: applies edges in respect to surrounding pixels
- nds/3d: soft-detail: edge-mark: internally stores edge_flag for possible edges
- nds/debug: allows some games to initialize not-existing port 4001004h to zero
- nds/debug: allows nintendo to use faulty ldmib with base-inclusion-writeback
- nds/debug: allows nintendo to use invalid stmib/ldmib user bank writeback
- nds/debug: allows nintendo to write more serious nonsense to (R) baseband regs
- nds/timings: re-fixed arm7/arm9 sync (new arm9-66MHz timings vs arm7-33MHz)
- nds/video: supports capture from 2d/3d engine in vram display mode (nanostray)
- nds/help: added note on undoc nds7 port 4001080h (used by ds-lite firmware)
- nds/help: added optical mouse sensor (slider controller) (thanx daniel palmer)
- nds/help: added firmware wifi internet access point settings info (thanks cue)
- nds/help: added user settings 066h (year) and 075h (ext language) (thanks cue)
- screenshot: converts 32bpp images to 24bpp (smaller and more standard files)
- nds/3d: soft-detail: prevents rendering of translucent polys with same poly_id
- nds/3d: soft-detail: supports shadow polygons (mask/render, step 1 and step 2)
- nds/3d: soft-speedup: scaled perspective correct clp.x from 0..len to 0..7FFFh
- nds/3d: soft-speedup: mmx: faster texcoord_clipping (no_repeat,repeat,flipped)
- nds/3d: soft-speedup: pre-calc tex_clip proc, collapsed 32:32 tex_xy to 16:16
- nds/3d: soft-speedup: pre-ex

h1

Coba Indonesia punya ‘South Park’

Januari 21, 2008

 

South Park

gambar dari sini

I’m gonna to the south park and gonna have myself a time

Pretty faces everywhere, humble folks without temptation …

 

Kalau saya diminta untuk mengajukan satu film animasi yang ‘tersinting’, saya akan mengajukan nama South Park. Bagaimana tidak, kartun ini berani mengkritik bangsanya sendiri dengan cara-cara yang ekstrem. Mulai dari persoalan sederhana di sekolah, hingga artis ternama seperti Paris Hilton, Matt Damon, dll.

Hebatnya, serial kartun ini mendapatkan respon yang luar biasa, hingga mampu bertahan hingga 11 musim dan akan terus bertambah [i hope so :D ]. Inilah kekuatan media yang sebenarnya, menurut saya. Dan bangsa yang dibenci oleh ‘banyak’ orang Indonesia, Amerika telah menggunakannya.

Sementara kita lihat di Indonesia tercinta, tayangan Republik BBM, Republik Mimpi, yang memberikan kritik berupa humor cerdas saja pada awal penayangannya mendapatkan kritik dari pejabat pemerintah. Namun, Republik mimpi masih bertahan hingga sekarang.

Tetapi, republik mimpi bukanlah kartun. Saya pikir, Benny dan Mice merupakan kartun yang dapat mewakilkan ’southpark’-nya Indonesia, selain kritik disampaikan dengan cara yang pas dengan kultur indonesia, juga dapat menghibur,,

Maju terus Benny dan Mice!!!

h1

Dekat setelah jauh

Januari 19, 2008

Saya masih ingat, ketika dulu ada wanita [halah, jangan cewek terus ya, bosen] yang selalu tersenyum malu-malu, ketika bertemu saya. Begitu pula dengan saya. Sepertinya kami berdua masih enggan untuk berbicara, bahkan hanya untuk berkenalan sekalipun. Saya sudah tau namanya, sebenarnya. Begitupun dengan dia. Pasti. Saya tahu itu.

Sampai akhirnya kami harus melanjutkan pendidikan kami ke jenjang yang lebih tinggi, dan kami memasuki universitas yang berbeda. Sebenarnya tidak ada perasaan apapun sama sekali, tapi entah kenapa diri ini terasa yakin bahwa saya bisa mengenal dirinya lebih jauh.

Perasaan itu ternyata benar. Suatu hari, Saya bertemu dengan wanita tersebut, dan kami saling menyapa. Aliran percakapan yang terjadi sangat lancar, seolah-olah saya telah mengenalnya bertahun-tahun. Perkenalan di antara kami pun cukup unik,,

…..

Her : Halo, Lestian, kenalan ya, saya tau nama kamu Lestian, nama saya *****. Kita sempet satu sekolah kan?

Me : Hihi, dah tau koq,, kamu yang dulu di kelas ** kan ?

…..

Sempet nyesel juga, kenapa baru dekat sekarang. Setelah Jauh. Kalau sudah jodoh, pasti ketemu. Tapi jangan berharap terus nunggu jodoh. Bodoh namanya.

h1

Akhirnya AC Milan menang di San Siro

Januari 14, 2008

Sepertinya seluruh perhatian fans AC Milan di dunia, termasuk saya, terpusat pada “si bebek” Alexandre Pato yang baru berusia 18 tahun [seumuran dengan saya]. Ekspektasi fans sangat tinggi terhadap Pato, yang dianggap akan memberikan gairah baru terhadap Milan. Ternyata benar, gairah itu benar-benar sampai di tim Milan. AC Milan yang biasanya ‘melempem’ pada pertandingan di San Siro [tidak pernah menang pada paruh musim pertama], tampil sangat bergairah dan menurut saya, merupakan permainan terbaik Milan di serie A musim ini.

Pada awal permainan, spirit Milan dapat dilihat dari il capitano Paolo Maldini yang rajin maju untuk membantu penyerangan. Terlihat Pato belum dapat begitu menyesuaikan ritme pertandingan dengan Milan, Pato terlihat lebih sering berusaha untuk membawa bola sendirian. [sehingga sering terpeleset, hihi..].

Sampai akhirnya Ronaldo melesakkan dua gol, ditambah gol Seedorf dan Kaka, Pato dapat mencetak gol melalui sebuah penyelesaian yang manis dari umpan jauh Favalli. Kalau terus seperti ini, hmm… Milan akan masuk zona champions nih!

h1

Teman di Malaysia

Januari 12, 2008

Bukan, ini bukan post yang berkaitan dengan budaya Indonesia yang “dicuri” oleh Malaysia, seperti ini, itu, dan lain-lain Kemarin, saya mengobrol dengan teman sekelas sewaktu saya SMA. Sama seperti saya, teman saya ini bisa dibilang sebagai bright kid [males, tukang tidur, main, pacaran, nilai sekolah gak bagus-bagus amat, sering dimarahi guru, hehe…]. Bahkan, teman saya yang satu ini disebut sebagai biangnya virus malas dan ngantuk. Kalau melihat dia, rasanya kita jadi ikut-ikutan ngantuk, hihi

Ok, cukup latar belakangnya.

Ternyata rekan saya yang satu ini kuliah di APIIT, Malaysia, jurusan IT Business. Kira-kira, beginilah obrolannya :

Me : Wah, jadi udah belajar apa aja nih? Kalau di sini sih masih mirip-mirip SMA gitu deh.. Kalkulus, Fisika, Kimia, hoeek..

Him : Kalau bab-bab awalnya sih masih mirip-mirip SMA, tapi ke sana-sana udah masuk VB.Net, di sana juga dah belajar Microsoft Visual Studio kan?

Me : [Kaget! Sama sekali enggak ngerti dia ndobos apa.] Oh, ya, ya, Visual Studio, bisa untuk bahasa pemrograman juga kan? [kebetulan kakak suka pake program ini.] Oh, iya by the way, memangnya ada berapa pelajaran di sana?

Him : Ada 3.

Me : [Kaget! Lagi!] Waduh?! Cuman tiga??? Apa aja?

Him : [dia menyebutkan nama matakuliah dalam bahasa inggris, saya lupa namanya, tapi ada hubungannya dengan bisnis dan pemrograman] Tapi kalau di sini, satu tahunnya ada tiga semester. Kalau di sana ada berapa pelajaran ?

Me : Mantabs. Tambah pinter aja kamu. Di sini ada 7 pelajaran. Muntah darah bisa-bisa.

Him : Haha, iya inget juga waktu belum ke sini, masih kuliah di ***** [sebaiknya saya sensor], ku dapet 10 matakuliah, pusing banget !  Di sini diajarin dulu dari yang simpel, jadi semua orang  kayaknya bisa ngerti.

Me : [Tadinya mau ngajak untuk kerjasama di masa depan, tapi saya rasa terlalu dini, wong saya belum bisa apa-apa, malu bisa kalah sama teman lama, hihi…] Oh iya, kuliahnya pakai bahasa inggris ya?

Him : Iya nih, ada tugas pula untuk presentasi, pakai bahasa inggris. Pusing.

Me : Lulus berapa tahun lagi?

Him : 3 tahun, kalau gak ngulang, :D

Me : Haha, kamu masih juga ya….

[Selanjutnya hanya pembicaraan tentang hal lain yang pribadi, hihi…]

Di saat saya masih berkutat dengan tahun  pertama saya dengan kalkulus, fisika dan kimia, dia sudah selangkah lebih maju. Entah sistem pendidikan mana yang lebih unggul, Indonesia [kampusku], atau Malaysia [kampusnya].

Lucu juga, mengingat waktu SMA saya membayangkan masa depan kami yang suram, sementara sekarang, setidaknya kami sudah punya pijakan untuk masa depan, meskipun masih buram, hihi

Sepertinya teman saya yang satu ini memang bright kid. Dia udah tau kalau sebaiknya masa SMA [remaja] memang harus digunakan untuk bersenang-senang. Peduli nilai anjlok atau dimarahi guru. Yang penting, hati senang. Semalas-malasnya di sekolah, yang penting punya mimpi.

I’m not exhausted anymore! Siap belajar ! Masa  kalah  sama teman di  Malaysia???

h1

I’m Exhausted.

Januari 10, 2008

Begitulah. Setelah melepas rindu untuk bermain futsal [saya bermain futsal sekitar tiga jam], saya pergi ke kampus untuk mencari buku di perpustakaan.

Yah, namanya perpustakaan kampusku, untuk mencari buku itu lumayan sulit. Sebenarnya perpustakaannya tidak terlalu luas, namun sistem pencarian buku yang tersedia di tiap lantai sepertinya hanya “formalitas”. Ketika saya menuliskan buku, list not found. Bah! Kesal. Jadi, saya harus menelusuri tiap rak, karena buku di raknya pun tidak tersimpan dengan rapi [bandingkan dengan SMA saya, buku tersimpan dengan rapi berdasarkan kategori, sehingga mudah untuk mencari buku].

Hingga akhirnya saya dapat menemukan buku idaman saya dalam waktu setengah jam [BAH! lama!tidak termasuk waktu perjalanan, hanya waktu di rak!]. Setelah itu, saya berikan bukunya pada pustakawan untuk meminjam buku tersebut. Namun, pustakawan menjawab, “Mas, ini buku referensi. Bukan untuk dipinjam. Silakan baca di sini…”

Heeeeuh, sebel. udah lama-lama, gak dapet pula bukunya. Jadi ingat, ternyata saya belum makan berat setelah olahraga yang berat. Saya pusing, lalu pulang, makan, tidur….

Saya dibangunkan oleh telepon Spitod , main game, lalu tidur lagi

Hilang deh semangat untuk belajar.

Kalau sudah segar, saya belajar.

Sekarang mau istirahat dulu, main…

h1

Nunggu di Warnet

Januari 8, 2008

Karena sudah terlanjur pergi, terpaksa ngeblog di warnet, karena kalau ngenet di kampus, pasti kena squid. Nah, ketika saya sampai, wah katanya belum buka, bukanya sekitar jam delapan..

Jadi, saya ikut nimbrung nonton TV,, sebuah acara berita. Setelah beberapa saat, tiba-tiba seorang rekan pemilik warnet bilang,, “Ganti Trans! Trans! Ada pembunuhan.”..

Walah, lucu juga mendengarnya. Pembunuhan kok ditonton, sepertinya masyarakat kita sudah kehabisan hiburan, sehingga segala sesuatu yang ada di TV bisa jadi “Hiburan”.

Saya jadi ingat lirik lagu John Mayer, Waiting on the world to change…

When you watch television, what you get is what you got
When they got information, oh… they can bend it all they want

So we keep on waiting, waiting on the world to change

Nunggu lagi, nunggu lagi…